Teriakan Maling Buat Prajurit TNI Terluka Parah di Terminal, Padahal Korban Cuma Melintas Naik Motor
Teriakan maling membuat Prajurit TNI Partu MJS dikeroyok sekitar 10 orang di pintu keluar Terminal Purabaya di Bungurasih Sidoarjo.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Teriakan maling membuat Prajurit TNI Partu MJS dikeroyok sekitar 10 orang di pintu keluar Terminal Purabaya di Bungurasih Sidoarjo, Minggu (23/5/2021) pagi sekitar pukul 03.30 WIB.
Padahal saat itu, Pratu MJS hanya melintas menggunakan sepeda motor di dekat pintu keluar terminal Purabaya di Bungurasih.
Akibat pengeroyokan itu, Pratu MJS terluka parah di bagian kepala, pelipis, pipi, dan sejumlah bagian tubuh lainnya.
Ia pun dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya untuk mendapatkan perawatan.
"Tiba-tiba ada yang meneriaki maling, sehingga beberapa orang langsung menarik korban dan melakukan pengeroyokan. Padahal korban hanya melintas, tidak melakukan apa-apa," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Minggu (23/5/2021) malam.
Sumardji mengatakan Pratu MJS telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit saat Minggu siang.
Baca juga: BREAKING NEWS 17 Oknum Anggota TNI AD Divonis Pecat dalam Kasus Perusakan Polsek Ciracas
Polisi lalu bersama TNI melakukan penyelidikan.
Hasilnya, empat dari sekitar 10 orang pelaku berhasil ditangkap.
Semuanya warga sipil dan mereka masih menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo.
"Kami juga masih terus berupaya menangkap para pelaku lain. Secepatnya, semoga semua berhasil ditangkap," ujar kapolresta.
Baca juga: Pengakuan ART yang Menculik Bayi Anak Anggota TNI Kodam Jaya: Diberi ke Saudara yang Tak Punya Anak
Keempat orang pemuda yang ditangkap petugas Polresta Sidoarjo bersama Intel TNI AL merupakan pelaku utama pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI di Terminal Purabaya, Minggu (23/5/2021).
Para pelaku yang diringkus itu antara lain, UNH (21) warga Trenggalek, RTR (22) warga Blitar yang kos di Bungurasih, FCP (22) dan YNK (23) keduanya warga Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Keempat pemuda itu sudah digelandang ke Polresta Sidoarjo.
Mereka masih menjalani pemeriksaan penyidik Satreskrim terkait penganiayaan yang telah mereka lakukan.
"Mereka pelaku utamanya, dan ada beberapa pelaku lain yang masih terus kita cari. Kita kejar semua sampai tertangkap," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Minggu malam.