Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Pemprov DKI Jakarta Perpanjang PPKM Mikro hingga 14 Juni 2021

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan kasus tersebut bertambah 3.365 dari dua minggu sebelumnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Ilustrasi. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan kasus tersebut bertambah 3.365 dari dua minggu sebelumnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kasus Covid-19 di DKI Jakarta meningkat kembali pascalibur lebaran 2021.

Pada 31 Mei 2021 kasus aktif di Jakarta sebanyak 10.658 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan kasus tersebut bertambah 3.365 dari dua minggu sebelumnya.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa Penerapan Pembatasaan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 14 Juni 2021.

"Lonjakan kasus tahun ini sedikit lebih baik daripada tahun kemarin yang mencapai 30 ribuan kasus," kata Widyastuti dalam keterangan resminya, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Detik-detik Remaja Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen Kalibata City, Warga Teriak Histeris

Dia menambahkan, kebijakan memperpanjang masa PPKM Mikro ini termaktub dalam Keputusan Gubernur Nomor 671 Tahun 2021, Surat Gubernur Nomor 251/-1.772.1, dan Instruksi Gubernur Nomor 37 Tahun 2021.

"Kami di Pemprov DKI telah belajar dan lebih siap, terutama untuk melakukan treatment, seperti penyediaan tempat tidur isolasi mandiri yang langsung disiapkan untuk mereka yang terpapar COVID-19,” jelas Widyastuti.

Baca juga: Anak Penderita Kanker Rentan Terhadap Virus Covid-19, Ini Penjelasannya

Widyastuti menjelaskan, hingga 31 Mei 2021 pihaknya telah menyiapkan tempat tidur isolasi sebanyak 6.621 dan terisi 2.176 atau sebesar 33 persen.

Sedangkan untuk ICU, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyediakan tempat tidur sebanyak 1.014 dan telah terpakai 362 atau sebesar 36 persen dari kapasitas yang disediakan.

Baca juga: Kantor Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara Imbas Pejabat yang Positif Covid-19

"Ini yang berbeda dari tahun lalu, meskipun terjadi lonjakan kasus, bed occupancy rate kita di bawah 50 persen. Namun, kita tetap waspada untuk lonjakan kasus yang lebih parah," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved