Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Aktif Covid-19 Capai 90, Mikro Lockdown RT di Cilangkap Diperpanjang

Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan perpanjangan mikro lockdown atau pengendalian ketat berskala lokal (PKBL)

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Ilustrasi. Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan perpanjangan mikro lockdown atau pengendalian ketat berskala lokal (PKBL) menyusul berakhirnya masa berlaku pada Rabu (2/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur memperpanjang pemberlakuan mikro lockdown di permukiman warga RT 03/RW 03 Kelurahan Cilangkap.

Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan perpanjangan mikro lockdown atau pengendalian ketat berskala lokal (PKBL) menyusul berakhirnya masa berlaku pada Rabu (2/6/2021).

"Diperpanjang, dimulai dari tanggal 1-14 Juni 2021. Sampai dengan tanggal 31 Mei kasus Covid-19 aktif di RT 03/RW 03 Cilangkap tercatat sebanyak 90," kata Fajar saat dikonfirmasi di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (2/6/2021).

Tingginya angka kasus positif aktif Covid-19 berdasar uji swab PCR dilakukan pihak Puskesmas Kecamatan Cipayung itu jadi satu pertimbangan penerapan mikro lockdown di RT 03/RW 03 diperpanjang.

Baca juga: 1 Warga Klaster Covid-19 RT di Ciracas kembali Dinyatakan Sembuh, Penurunan Kasus Mulai Terlihat

Selama 14 hari mikro lockdown warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah karena terkonfirmasi Covid-19 dan sudah dinyatakan negatif dilarang keluar permukiman guna mencegah penularan.

Satgas Penanggulangan Covid-19 RW 03 Kelurahan Cilangkap sendiri membuat dapur umum memasok kebutuhan makanan dan minuman siap saji yang diantar ke masing-masing rumah warga.

Baca juga: Nasib ART di Tangsel Setelah Kena Covid-19:Ada yang Diperhatikan Bos hingga Dipecat Tak Bisa Kembali

"Untuk total kasus terkonfirmasi Covid-19 di RT 03/RW 03 Kelurahan Cilangkap sampai tanggal 31 Mei 2021 sebanyak 111 kasus. Sudah ada yang sembuh sehingga total kasus aktif Covid-19 sekarang 90," ujarnya.

Berdasar hasil penelusuran Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Cipayung penularan di permukiman warga RT 03/RW 03 Kelurahan Cilangkap diduga berasal dari kegiatan halalbihalal Idulfitri 1442 Hijriah.

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Warga Ciracas Harap Mikro Lockdown Tidak Diperpanjang

Setelah ditemukan kasus terkonfirmasi Covid-19 pihak Puskesmas Kecamatan Cipayung melakukan tes swab PCR secara bertahap kepada warga sehingga total kasus terkonfirmasi mencapai 111.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved