Pamit ke Suami Beli Susu Tahunya Temui Teman Kencan Tagih Bayaran, Nasib Pilu Mama Muda Dimutilasi
Pamit ke suami hendak membeli susu untuk anaknya, ternyata malah menemui teman kencannya untuk menagih bayaran.
"Di dalam juga terlihat ada pakaian dalam yang diduga milik korban," ucap Indra.
Saat ini pihak kepolisian termasuk Kapolresta Banjarmasin sudah berada di tempat kejadian untuk proses pengevakuasian mayat.

Tetangga Terkejut
Kasus mutilasi yang menewaskan Rahmah dan dilakukan oleh HP membuat tetangga pelaku terkejut.
RD, salah satu tetangga pelaku mengaku baru saja ia berpapasan dengan HP sebelum mengetahui bahwa HP adalah pelaku mutilasi sadis tersebut.
"Baru pagi tadi berpapasan, kira-kira pukul 08.00 wita, saya lihat dia jalan kaki sendiri," katanya.
Dijelaskannya, pelaku sehari-sehari memang terlihat memiliki gangguan jiwa, sebab sering teriak-teriak sendirian di posko jaga malam.
"Siang, sore, malam kalau liat televisi bisa teriak-teriak sendiri dia," ucapnya.
Diungkapka RD, HP sebelumnya sempat berpindah ke Kota Jakarta, dan baru sekira tahun 2014 tadi kembali ke Banjarmasin.
Tak sempat lama, kemudian Ari harus menjalani hukuman penjara, karena kasus narkoba.
"Dia pernah masuk penjara gegara kasus narkoba, kalau tidak salah hukumannya lima tahun," jelasnya.
Artikel ini disarikan dari BanjarmasinPost.co.id dengan topik Mayat Mutilasi di Banjarmasin