Pembelajaran Tatap Muka Tahap II di DKI Diundur ke Tanggal 9 Juni

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan mengundur pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahap kedua.

TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Pelaksanaan uji coba belajar tatap muka di SMKN 15 Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNAJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan mengundur pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahap kedua.

Awalnya, PTM tahap kedua direncanakan digelar pada Senin 7 Juni 2021 besok.

"Untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka tahap kedua ini diundur ke tanggal 9 Juni," ucap Humas Disdik DKI Taga Radja, Jumat (4/6/2021).

Taga menyebut, uji coba tahap kedua ini nantinya bakal digelar hingga akhir Juni mendatang.

Baca juga: Prediksi Cuaca dari BMKG Besok, Sabtu 5 Juni 2021: Hujan Deras Diprediksi Guyur Jakarta Selatan

"Kemarin jadwal uji coba tanggal 7 sampai 24 Juni, sekarang mau enggak mau nanti tanggal 9 hingga 26 Juni," ujarnya.

Walau demikian, ia belum bisa menjelaskan, jumlah sekolah yang bakal mengikuti uji coba ini.

Sebab, proses pelatihan terhadap 300 sekolah yang telah lolos asesmen masih dilakukan hingga saat ini.

Baca juga: Komunitas Ojol Ini Berantas Ranjau Paku di Jalan Protokol: Sering Bantu Tambal Ban Pengendara Motor

"Ada sekolah SD, SMP, SMA, SMK negeri dan swasta. Tapi, komposisinya masih tunggu hasil seleksi," kata dia.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, jumlah ini bisa saja bertambah.

Mengingat sudah ada beberapa sekolah yang ikut uji coba PTM tahap pertama mengajukan Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPJMT) untuk kembali menggelar kegiatan belajar mengajar di kelas.

"Sudah ada yang mengajukan SPJMT, tapi untuk jumlahnya saya belum update," tuturnya.

Untuk diketahui, lada uji coba tahap pertama lalu, total ada 85 sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Punya 4 Lapak Jual Beli Narkoba, Bandar Sabu Kampung Bahari Raup Ratusan Juta Sebulan

Uji coba tahap pertama lalu pun dinilai sukses lantaran tak ditemukan satu pun kasus penyebaran Covid-19 di sekolah.

Puluhan sekolah itu pun tak perlu mengikuti asesmen dan pelatihan lagi agar bisa ikuti uji coba.

Mereka hanya perlu mengajukan surat keterangan bersedia mengikuti uji coba PTM tahap kedua.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved