Penghuni Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Melonjak 100 Persen Pasca-Libur Lebaran

Momen Idul Fitri atau libur lebaran 2021 mengakibatkan lonjakan kasus Covid-19 di Tangerang Selatan (Tangsel).

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Pasien Covid-19 saat berpindah ke Zona 2 Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Rabu (17/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Momen Idul Fitri atau libur lebaran 2021 mengakibatkan lonjakan kasus Covid-19 di Tangerang Selatan (Tangsel).

Hal itu terlihat dari jumlah pasien yang dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangsel.

Pada H-1 dan H+1 lebaran jumlah pasien Covid-19 yang dikarantina hanya 20-30 orang.

Kini, tiga pekan lebih setelah lebaran, jumlah pasien naik dua kali lipat alias 100%.

"Jadi sebelum hari raya idul fitri yang kami rawat dibawah 30 pasien," ujar Koordinator RLC Tangsel, Suhara Manullang saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Sudah Nol, RT 06 RW 03 Ciracas Berubah Jadi Zona Hijau

Baca juga: Pegawai Terkonfirmasi Covid-19, Kantor LPSK Ditutup Sementara

Baca juga: Hari Ini Terakhir Prapendaftaran PPDB DKI Jakarta 2021, Simak Cara dan Alur Untuk Mengikutinya

Sedangkan lonjakan kasusnya terlihat pada dua pekan pasca libur lebaran.

"Sekarang menjadi 60-70 pasien Covid-19,  kan naik 100%," ujarnya. 

Suhara menyebut pasien Covid-19 yang baru itu mayoritas adalah para pemudik. 

Mereka disinyalir terpapar Covid-19 saat di kampung ataupun ketika dalam perjalanan menuju Tangsel.

"Karena mereka mudik, kemudian kembali," ujarnya.

Kendati mengalami lonjakan, kapasitas RLC yang sebanyak 150 tempat tidur itu masih terhitung lengang. 

"Ya walaupun itu, kita tetap harus menyiagakan rumah lawan covid-19. Ini nyambung dengan pengumuman dari pusat soal prediksi kenaikan kasus sampai akhir Juni," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved