Petaka Orderan Tengah Malam, Mata Kakek Yadi Dihantam Tali Helm Hingga Motor & Harta Benda Dirampas
Kakek Yadiraharjo, driver ojek online berusia 59 tahun mengalami petaka saat menerima orderan tengah malam pada Selasa (8/6/2021) pukul 00.30 WIB.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
“Berawal dari orderan pelanggan tadi malam,” ujar Awan kepada TribunSolo.com, Selasa (8/6/2021).
Pelaku ini memesan ojol tanpa menggunakan aplikasi.
Baca juga: Ada Bocah Berusia 15 Tahun yang Jadi Anggota Komplotan Begal di Cibubur
“Jadi secara offline,” tambahnya.
Pelanggan itu meminta korban jalan ke daerah Daleman dan kembali lagi ke kawasan Duwet.
“Dan pelaku melancarkan aksinya disana di kawasan duwet, Bukan dibacok tapi dilakukan penganiayaan seperti matanya dihantam oleh tali helm,” katanya.
Awan mengatakan, selain dianiaya, motor, dompet dan handphone milik korban dibawa paksa.
“Jadi pelakunya itu si pelanggannya sendiri, dan kayanya aksinya cepat dan disitu lokasinya memang sepi kalau malam,” ujarnya.
“Yadi malam itu langsung melapor ke polsek dan kami teman -teman driver menghampiri serta mengantarnya pulang,” tambahnya.
Saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit.
“Yang jelas dirinya masih syok dan trauma, serta masih ada luka,” katanya.
“Tapi beruntung si pelaku tidak membunuh atau melakukan aksi dengan senjata tajam,” ungkapnya.
Dia mengatakan, pihak komunitas pengemudi belum mendapatkan identitas dari pelaku dan masih menunggu dari pihak kepolisian.
“Kita masih menunggu korban dan pihak berwajib,” katanya.
Meskipun demikian, dirinya menghimbau kepada seluruh pengemudi ojek online untuk berhati-hati dengan adanya aksi penganiayaan tak terduga ini.
“Sekarang hati- hati saja apa lagi malam, ketika mencari penumpang malam memang banyak tantangannya,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-begal.jpg)