Pembelajaran Tatap Muka

Lolos Seleksi Tahap Dua, SMKN 12 Jakarta Tunda Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

SMKN 12 Jakarta, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok terpilih menjadi salah satu sekolah yang lolos seleksi uji coba pembelajaran tatap muka

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
SMKN 12 Jakarta, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terpilih menjadi salah satu sekolah yang lolos seleksi uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap kedua di masa pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - SMKN 12 Jakarta, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terpilih menjadi salah satu sekolah yang lolos seleksi uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap kedua di masa pandemi Covid-19.

Meski sudah diberi lampu hijau, pihak sekolah masih menunda kegiatan PTM berdasarkan berbagai pertimbangan.

Kasubag Tata Usaha SMKN 12 Siti Nurlaila mengatakan, uji coba PTM terpaksa ditunda karena jadwalnya bentrok dengan beberapa kegiatan lainnya.

"Di tahap kedua, kita sudah mendapat lampu hijau untuk tatap muka di bulan Juni ini," kata Siti saat ditemui di lokasi, Rabu (9/8/2021).

Baca juga: Niat Puasa Sunah Senin Kamis, Simak 10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

"Kita sudah siap semua, sekolah sudah siapkan, anak-anak pun sudah kita sosialisasikan dengan orangtua, tapi ternyata (jadwalnya) bentrok dengan beberapa kegiatan," jelas Siti.

Juni ini, sedikitnya ada tiga kegiatan di SMKN 12 yang sudah terjadwal sebelumnya.

Kegiatan pertama ialah penilaian akhir tahun (PTA) secara daring untuk mengevaluasi hasil belajar siswa-siswi.

"Karena kan memang secara daring, waktunya mepet. Selesai PAT hanya tinggal remedial saja. Untuk kegiatan KBM kan paling sudah tidak ada, hanya tinggal remed-remed saja," kata Siti.

Kemudian, pada 21-24 Juni 2021, SMKN 12 ditunjuk menjadi tempat Pemetaan Kompetensi Guru (PKG) tingkat SD-SMP.

Selama empat hari, beberapa ruangan di SMKN 12 akan dipakai ratusan guru se-Jakarta untuk menjalani PKG tersebut.

Baca juga: 600 Warga Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 Massal di Polres Tangsel

Sebagian guru SMKN 12 juga dipilih menjadi panitia dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas tenaga pendidik itu.

Selain PAT dan PKG, alasan lain ditundanya uji coba belajar tatap muka di SMKN 12 ialah momen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 yang belum lama ini baru dibuka.

Baca juga: Kepala Sekolah SDN Manggarai 01 Pagi: Siswa Senang Bisa Ikut Pembelajaran Tatap Muka

Meski bukan posko terpusat, SMKN 12 tetap membuka gerbang bagi para orangtua yang hendak berkonsultasi soal PPDB 2021.

"Dengan alasan-alasan seperti itu, maka kita minta untuk penundaan waktu untuk tatap muka nanti di bulan Juli, tanggal 15," tutup Sri.

Sebelumnya SMKN 12 lolos seleksi uji coba tahap kedua pembelajaran tatap muka setelah menjalani proses asesmen, seperti pengetatan prokes hingga pemberian vaksin bagi seluruh tenaga pendidiknya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved