Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Sampaikan Pleidoi, Rizieq Shihab Tuding Bima Arya Berbohong

Sampaikan Pleidoi, Rizieq Shihab Tuding Bima Arya Berbohong dan Licik di dalam pleidoinya

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Rizieq Shihab saat membacakan pleidoi atau pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rizieq Shihab kembali menyinggung Wali Kota Bogor Bima Arya dalam kasus dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong tes swab di RS UMMI Bogor yang menjeratnya.

Dalam pleidoi atau nota pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadapnya Rizieq menyebut Bima yang dihadirkan jadi saksi fakta dari pihak JPU berbohong dan berbuat licik.

Pada Bab V Fakta Sidang pleidoi setebal 131 halaman yang dibuatnya pribadi dari Rutan Bareskrim Polri tempatnya ditahan Rizieq mengatakan ada 10 kebohongan dan kelicikan Bima.

Di poin pertamanya Rizieq mengatakan pada tanggal 26 dan 27 November 2020 lalu saat dia dirawat di RS UMMI Bogor Bima, Kapolres, dan Dandim Kota Bogor datang ke RS UMMI Bogor.

"Mereka disambut baik oleh RS UMMI dan dipertemukan dengan keluarga HRS, lalu musyawarah sepakat untuk selesaikan masalah secara kekeluargaan," kata Rizieq membacakan pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Kedatangan Bima tersebut guna memastikan kondisi Rizieq yang saat itu dikabarkan terpapar Covid-19 dan guna mencegah timbulnya kerumunan warga di RS UMMI Bogor tempat perawatan.

Dalam hal ini Satgas Covid-19 meminta pihak RS UMMI Bogor yang merupakan RS rujukan menangani pasien Covid-19 melaporkan kondisi Rizieq dan meminta agar dilakukan tes swab PCR.

Namun menurut Rizieq selepas pertemuan Bima dan Satgas Covid-19 Kota Bogor melakukan pertemuan, hasilnya Bima meminta Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah membuat laporan polisi.

Baca juga: BLT UMKM BRI dan BNI Rp1,2 Juta, Begini Cara Mudah Cairkan Dana dan Cek Penerima di banpresbpum.id

Terlapor dalam laporan polisi yang dibuat pada 28 November 2020 sekira pukul 02.00 WIB lalu diproses Satreskrim Polres Bogor Kota itu merupakan manajemen pihak RS UMMI Bogor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved