Cerita Kriminal

Ditangkap Polisi, PJLP Dinas Pertamanan DKI Mengaku Sudah 6 Kali Menjambret

Asep (29), Petugas PJLP Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemprov DKI Jakarta tidak menampik aksi pencurian disertai pemberatan dilakukannya.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Ilustrasi jambret - Asep (29), Petugas PJLP Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemprov DKI Jakarta tidak menampik aksi pencurian disertai pemberatan dilakukannya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Asep (29), petugas PJLP Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemprov DKI Jakarta sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Di depan penyidik di Mapolsek Pulogadung, Asep mengaku menjambret di Jalan Balap Sepeda, Kelurahan Rawamangun pada 20 Mei 2021 lalu, bukan pertama kali.

"Pengakuannya sudah enam kali berbuat bersama temannya atas nama Reza yang sekarang DPO," kata Kanit Reskrim Polsek Pulogadung AKP Heru Sugiarto, Sabtu (12/6/2021).

Sebelum menjambret, Asep dan rekannya terlebih dulu berboncengan motor.

Mereka berkeliling untuk menemukan warga yang dirasa lemah dan bisa dijambret.

Baca juga: Sebelum Tewas Driver Ojol Ini Sempat Minta Ikan Goreng Gosong, Anaknya Usia 4 Bulan Kini Yatim

Setelah menemukan, Asep yang membonceng Reza lalu merampas barang berharga korbannya.

Umumnya mereka pejalan kaki yang sedang main handphone.

"Handphone hasil rampasan mereka jual seharga Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta," imbuh Heru.

Hasil penjualan handphone tadi mereka bagi dua dan dipakai untuk makan sehari-hari.

Baca juga: Indonesia Babak Belur di Kualifikasi Piala Dunia, Shin Tae-yong Disorot: Kami Mau Dengar Laporannya

Baca juga: Kabaintelkam Polri Berikan Ceramah Motivasi Kebangsaan di Ponpes Nuu Waar Bekasi

Baca juga: Pemkot Tangsel Kerahkan 3 Alat Berat, Keruk Material Longsor yang Sebabkan Banjir di Ciputat

Polisi meringkus Asep di rumahnya di Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, Jumat (12/6/2021).

Aksi terakhirnya menjambret warga di Jalan Balap Sepeda tempo hari terekam CCTV dan viral di media sosial.

"Pengakuannya diajak teman-teman di tempatnya nongkrong. Katanya enggak setiap temannya jalan (jambret) dia ikut. Kalau lagi enggak ada duit saja ikut," tuturnya.

Baca juga: Permintaan Tak Biasa Driver Ojol Masih Diingat Sang Istri Sebelum Ditemukan Tewas Terbakar

Ditangkap Baru Pulang Kerja

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved