Antisipasi Virus Corona di DKI
Kapolres Jaktim Pimpin Operasi Yustisi & Cipta Kondisi, Bubarkan Kerumunan hingga Sosialisasi Prokes
Petugas gabungan gelar operasi yustisi dan cipta kondisi di wilayah Jakarta Timur pada Minggu (13/6/2021) dini hari.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Petugas gabungan gelar operasi yustisi dan Operasi Cipta Kondisi di wilayah Jakarta Timur pada Minggu (13/6/2021) dini hari.
Menyusul kasus aktif Covid-19 di wilayah Jakarta Timur yang terus meningkat, jajaran Polrestro Jakarta Timur, Kodim 0505 Jakarta Timur dan unsur pemerintah daerah melakukan operasi yustisi dan cipta kondisi.
Dimulai dengan apel gabungan, puluhan petugas melakukan penyisiran di lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan di malam hari. Satu diantaranya di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Data menunjukkan bahwa wilayah Jakarta Timur adalah wilayah tertinggi penyebaran Covid-19. Sehingga perlu diadakan operasi yustisi untuk meningkatkan kesadaran warga masyarakat terhadap bahaya pandemi Covid-19, sekaligus juga mengingatkan mereka bahwa situasi ini bukan yang biasa-biasa saja," kata Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan kepada awak media.
Baca juga: Petugas Gabungan Sterilisasi Bahu Jalan Tebet Timur Raya yang Kerap Jadi Parkir Liar
Baca juga: Sudin KPKP Jakarta Timur Gelar Vaksinasi Rabies Hewan di Cawang Hingga 25 Juni
Guna meningkatkan kesadaran kepada warga dan puluhan muda-mudi yang masih berkumpul, petugas melakukan sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan.
Mereka yang kedapatan tak mengenakan masker, segera diberikan masker oleh petugas sebelum meninggalkan lokasi.

"Selain itu kita ingin juga mengedukasi bagimana dengan masker. Bagi yang tidak menggunakan masker, setelah kita ingatkan kita berikan masker. Ini pentingnya juga bagimana masker menjadi bagian dari kehidupan kita. Mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini masyarakat sadar, masyarakat juga paham untuk pentingnya menaati protokol kesehatan yang mungkin selama ini mereka jenuh sehingga abai," tandasnya.