Hadiri Pemakaman Markis Kido, Chandra Wijaya Kenang Momen Ini
Chandra Wijaya kenang momen latihan nonstop selama tiga jam bersama legenda bulu tangkis Indonesia, Markis Kido.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
Markis Kido sempat makan bersama dan bersenda gurau dengan keluarga.
Sang ibu yang sebelumnya melarang Markis lalu mengizinkan anaknya pergi karena melihat kondisi sudah membaik.
"Kata Uda (kakak) enggak apa-apa cuma buat senang-senang saja karena, di situ ketemu temen-temen semua, jadi enggak capek-capek."
"Yaudah mama bolehin. Walaupun sekarang jadi pelatih, Uda tetap masih suka main sama teman-teman," ujarnya.
Sekira pukul 19.00 WIB pihak keluarga mendapat kabar dari Chandra Wijaya.
Baca juga: Detik-detik Meninggalnya Markis Kido Diungkap Candra Wijaya: Tiba-tiba Terjatuh dan Mengorok
Kabar ini begitu mengagetkan keluarga, karena saat bermain bulu tangkis Markis jatuh lalu dibawa ke Rumah Sakit Omni Alam Sutera, Tangerang, Banten.
Nahas dalam perjalanan ke RS Omni Alam Sutera dia mendapat kabar duka bahwa sang kakak meninggal dunia.
Kepergian Markis ini membawa dukacita mendalam bagi keluarga besar.
"Terus saya siap-siap, saya langsung menuju alam sutra RS Omni."
"Di tengah jalan dokter dari IGD di Omni Alam Sutera ngabarin kalau sudah enggak ada," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/chandra-wijaya-rekan-markis-kido.jpg)