Breaking News:

Pelaku Pungli di Tanjung Priok Diciduk

Dirut JICT Bantah Proses Bongkar Muat Diperlambat Pascapenangkapan Pelaku Pungli

Dirut JICT membantah diperlambatnya bongkar muat di kawasan terminal peti kemas pascapenangkapan para pelaku pungli.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Direktur Utama PT JICT Ade Hartono mengatakan telah memberikan teguran keras vendor outsourcing yang mempekerjakan pelaku pungli. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Direktur Utama PT Jakarta International Container Terminal (JICT) Ade Hartono membantah diperlambatnya bongkar muat di kawasan terminal peti kemas pascapenangkapan para pelaku pungli.

Pernyataan itu menanggapi keluhan sopir truk trailer yang merasakan lambatnya proses bongkar muat setelah pungli diberantas beberapa hari terakhir.

"Tidak dilayani itu sama sekali tidak benar. Mohon disampaikan. Itu sama sekali tidak benar," kata Ade di Kantor JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (16/6/2021).

Ade menegaskan bahwa pihaknya masih akan menggali informasi terkait lambatnya proses bongkar muat.

Di sisi lain, Ade mengklaim pelayanan JICT masih berjalan maksimal.

"Jujur informasi tentang yang berkembang di media itu masih sulit untuk diketahui kebenarannya. Tapi yang pasti pelayanannya kami masih prima dan kami selalu menjaga layanan di lapangan," kata Ade.

Wakil Direktur Utama JICT Budi Cahyono menjabarkan, proses bongkar muat di terminal peti kemas maksimal berlangsung 117 menit.

Sementara kekinian, performa JICT diklaimnya masih sesuai target.

"Impor maksimal 117 menit. Jadi data menunjukkan performa kami itu di bawah target, kinerja kami 109 menit," kata Budi.

Baca juga: Segarnya Suasana Taman Piknik, Ruang Hijau Tersembunyi di Balik Hiruk Pikuk Jalan Raya Kalimalang

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved