Breaking News:

Jelang 100 Hari Benyamin-Pilar, Gerindra dan PKS Deklarasi Jadi Mitra Kritis

Kesepakatan tersebut muncul pada periode awal kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan wakilnya Pilar Saga Ichsan, yang belum genap 100 hari.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Pertemuan pengurus DPC Gerindra dengan pengurus DPD PKS Tangsel di sekretariat Gerindra Tangsel, Serua, Ciputat, Rabu (16/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM CIPUTAT - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Tangerang Selatan (Tangsel) bertandang ke sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra, di kawasan Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), hari ini, Rabu (16/6/2021).

Pertemuan dua partai raksasa di Tangsel itu membuahkan kesepakatan bahwa mereka siap menjadi mitra kritis Pemkot Tangsel.

Kesepakatan tersebut muncul pada periode awal kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan wakilnya Pilar Saga Ichsan, yang belum genap 100 hari.

Ketua DPC Gerindra Tangsel, Li Claudia Chandra, mengatakan, pihaknya akan melototi setiap kebijakan Benyamin-Pilar.

Jika kepala daerah melanggar janji serta mengkhianati warganya, Gerindra dan PKS siap bersuara kritis.

Baca juga: Kisah Petualangan 2 Monster Laut di Film Animasi Luca, Tayang Secara Streaming 18 Juni

"Kami sebagai mitra kritis Pemkot akan mengawal jalannya kepemimpinan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan. Kami akan apresiasi apabila kebijakannya pro rakyat. Dan kami akan kritisi jika melenceng dari amanat rakyat," ujar Claudia dalam keterangan resminya.

Alin, sapaan karib Claudia, menyoroti masalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tangsel yang babak belur dihantam pandemi Covid-19.

Baca juga: Aksi Brutal Leonard Tupamahu di Laga Uji Coba, Pukul Kepala Pemain Persis: Banjir Kecaman Netizen

Menurutnya, Pemkot Tangsel harus memperhatikan usaha masyarakat kecil yang berusaha bertahan di tengah situasi sulit seperti sekarang ini.

"Kami meminta Pemkot Tangsel memperhatikan sektor ekonomi, UMKM agar diberikan kemudahan perizinan dan akses permodalan," ujar Alin.

Sementara, Ketua DPD PKS Tangsel, Dadang Darmawan, menyinggung soal rencana pembelajaran tatap di Tangsel.

Baca juga: Target Selesai Bulan November, Pemkot Tangerang Kebut Vaksinasi 10 Ribu Orang Perhari

Menurut Dadang, kebijakan penerapan sekolah tatap muka harus benar-benar mempertimbangkan situasi kasus Covid-19 yang sangat dinamis.

“Dalam Sektor Pendidikan kami berharap Pemkot Tangsel benar-benar melakukan kajian dan persiapan yang matang apabila ingin melaksanakan kegiatan sekolah tatap muka. Ditambah Covid-19 hari ini yang sedang ada trend menaik,” kata Dadang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved