Breaking News:

Seekor Ular Kobra Jawa Ngumpet di Tumpukan Boneka Bikin Geger Rumah Warga di Ciputat Tangsel

Seekor ular bikin geger satu keluarga di wilayah Jalan Ciputat Raya, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), lantaran ditemukan menyelinap

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Seekor ular bikin geger satu keluarga di wilayah Jalan Ciputat Raya, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (15/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Seekor ular bikin geger satu keluarga di wilayah Jalan Ciputat Raya, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), lantaran ditemukan menyelinap di tumpukan boneka.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (15/6/2021) itu membuat warga panik dan menghubungi komunitas pecinta reptil Rescue Snake Tangerang Selatan untuk membantu menangkap.

Tri Muhammad Nur alias Tio, Ketua Rescue Snake Tangerang Selatan, dan seorang temannya bergegas meluncur ke lokasi.

Seekor ular bikin geger satu keluarga di wilayah Jalan Ciputat Raya, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (15/6/2021).
Seekor ular bikin geger satu keluarga di wilayah Jalan Ciputat Raya, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (15/6/2021). (ISTIMEWA)

"Jadi kami dapat laporan warga, kalau ada ular masuk ke dalam rumah. Dia di tumpukan barang, boneka-boneka," kata Tio saat dihubungi TribunJakarta.com, Rabu (16/6/2021).

Bermodal snack hook, Tio berhasil menjinakkan ular yang ternyata berjenis Kobra Jawa itu.

Beruntung tidak ada yang sempat terpatuk ular dengan jenis bisa mematikan itu.

Baca juga: Tragedi 2 Ular Kobra Masuk ke Rumah Gigit Bocah 5 Tahun Lagi Tidur, Keluarga Beri Kesaksian

Baca juga: Petugas Pemadam Kebakaran Evakuasi Ular Kobra 1,5 Meter dari Garasi Rumah Warga di Jagakarsa

"Itu jenisnya kobra jawa. Untuk kobra jawa itu bisanya tinggi. Proses evakuasi menggunakan snake hook, grab steak sama kantung ular," ujarnya.

Setelah diukur, Tio mengatakan, kobra yang ditangkapnya itu sepanjang 1,5 meter.

Hewan melata itu sementara akan dikarantina beberapa hari untuk selanjutnya dilepasliarkan.

Komunitas yang sudah terbiasan menangkap ular itu biasa melepas tangkapannya di hutan daerah Jawa Barat.

"Kami tangkap, kita karantina dilu abis itu kita lepas di daerah Jawa Barat," pungkas Tio. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved