Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Kebut Siapkan Rusun Nagrak Sebagai Lokasi Isolasi

Mulai pekan depan, Pemprov DKI siap membuka Rusun Nagrak sebagai lokasi isolasi pasien Covid-19.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Rusunawa Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara disiapkan jadi rumah isolasi pasien Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Mulai pekan depan, Pemprov DKI siap membuka Rusun Nagrak sebagai lokasi isolasi pasien Covid-19.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Sarjoko mengatakan, pihaknya kini tengah mengebut persiapan penggunaan rusun yang berada di wilayah Cilincing, Jakarta Utara itu.

"Persiapan masih terus kami maksimalkan, ya diharapkan minggu depan jika diperlukan sudah bisa beroperasi," ucapnya, Kamis (17/6/2021).

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, pihaknya kini tengah menyiapkan sejumlah perlengkapan untuk isolasi pasien Covid-19 di setiap unit rusun tersebut.

"Untuk velbed dari BNPB/BPBD sudah masuk unit. Perlengkapan sarana lainnya, seperti dispenser, kipas angin, dan lainnya sedang disiapkan oleh Biro Kerjasama Daerah," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, Rusun Nagrak ini disiapkan untuk menampung 1.000 orang pasien Covid-19.

Jumlah ini bisa terus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan hingga kapasitas 2.500 pasien.

Rusun ini disiapkan Pemprov DKI untuk mengantisipasi penuhnya lokasi isolasi terkendali di Wisma Atlet.

"Semuanya melalui asesmen dari puskesmas. Jadi, pada saat seseorang warga dinyatakan positif, akan dilakukan penilaian oleh puskesmas," ujarnya.

"Tim akan menentukan apakah bisa dilakukan isolasi terkendali di wisma atau Nagrak, atau cukup di rumah, atau harus ke rumah sakit," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Kegiatan Belajar Tatap Muka di Depok Belum Diputuskan

Baca juga: Gawat! Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Hari Ini Tembus 4.000, 10 Persen Kasusnya Berat dan Kritis

Baca juga: Perampok Minimarket di Bekasi Gondol Uang Rp 300 Juta, Bobol Mesin ATM Pakai Las Potong

Seluruh pasien yang ditempatkan di Rusun Nagrak ini nantinya bakal diawasi oleh sejumlah petugas kesehatan yang disiagakan Pemprov DKI.

"Kalau itu di Nagrak atau di hotel tentu metodenya pengawasannya dilakukan oleh Puskesmas setempat, jadi ada beberapa rekan khusus kita yang akan melakukan rujukan kasus kepada rusun atau hotel yang sudah kita tunjuk," kata dia.

Selain Rusun Nagrak, Pemprov DKI juga menyiapkan puluhan tempat sebagai lokasi isolasi terkendali.

"Kita bukan hanya menyiapkan Rusun Nagrak, kita siapkan beberapa wisma dan sekolah kejuruan yang mengelola hotel juga kami siapkan," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved