Breaking News:

Ribuan Pohon Salak Condet di Balekambang Bakal Dijadikan Daya Tarik Agro Wisata

Pemprov DKI Jakarta bakal menjadikan kawasan Condet, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur sebagai tempat destinasi wisata.

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Peninjauan lahan di kawasan Condet, Kelurahan Balekambang yang bakal dijadikan sebagai destinasi wisata di Kramat Jati, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pemprov DKI Jakarta bakal menjadikan kawasan Condet, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur sebagai tempat destinasi wisata.

Camat Kramat Jati Eka Darmawan mengatakan lokasi yang akan dijadikan agro wisata tersebut merupakan lahan dengan luas sekitar 3,3 hektare yang berada dekat aliran Kali Ciliwung.

Lokasinya beda dengan lahan agro wisata Cagar Buah Condet yang sudah dikelola Pemprov DKI Jakarta, lahan ini awalnya merupakan milik warga namun kini sudah dibebaskan Pemprov DKI.

"Pada lahan ini sudah ditanami bermacam-macam tanaman, namun yang lebih dominan itu pohon Salak Condet yang kini jumlahnya mencapai 1.600 pohon," kata Eka saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (18/6/2021).

Nantinya warga dapat berkunjung dan melihat Salak Condet yang merupakan bagian dari maskot DKI Jakarta tapi kini keberadaannya sangat langka dan tidak ditemukan dijual di pasar.

Selain bertujuan mengenalkan Salak Condet warga diharapkan ikut membantu melestarikan sehingga keberadaannya tidak hanya muncul di patung Elang Bondol mencengkram Salak Condet.

Baca juga: 150 Petugas Gabungan Dikerahkan untuk Razia PPKM di Jakarta Timur

Baca juga: Pemkot Jaksel Gandeng Polisi Cari Penumpang Pajero Sport yang Buang Sampah Sembarangan di Jagakarsa

Baca juga: 4.737 Orang Terpapar Covid-19 Hari Ini, Anies Baswedan: Rekor Tertinggi Selama Masa Pandemi

"Selain Salak Condet ada 140 pohon duku yang setiap tahunnya sudah bisa dipanen. Kemudian ada Melinjo yang kini jumlahnya mencapai 30 pohon. Tanaman-tanaman ini memiliki banyak sejarah karena sudah ada sejak ratusan tahun lalu," ujarnya.

Eka menuturkan Pemprov DKI Jakarta kini dalam tahap menyiapkan segala sarana dan prasarana guna mewujudkan lahan dengan luas sekitar 3,3 hektare sebagai destinasi wisata bagi warga.

Rencana ini sudah disosialisasikan ke warga yang bermukim di sekitar lokasi, hasilnya mereka menyambut baik rencana karena mendukung pelestarian budaya Betawi melalui agro wisata.

"Dan selama ini juga, kawasan tersebut kerap didatangi pelajar dan mahasiswa perguruan tinggi yang mau belajar, maupum uji coba tentang salak condet seperti ini kualitasnya dan lain-lain," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved