Antisipasi Virus Corona di Bekasi
Wali Kota Rahmat Effendi: Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Melonjak
Rahmat Effendi menyebutkan, kasus sebaran Covid-19 di wilayah melonjak drastis dalam beberapa waktu terakhir.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan, kasus sebaran Covid-19 di wilayah melonjak drastis dalam beberapa waktu terakhir.
Pria yang akrab disapa Pepen ini menganalogikan, warga terpapar positif Covid-19 di wilayahnya naik secara vertikal saking banyaknya temuan kasus baru.
"Angkanya bukan naik lagi, tapi melonjak vertikal menjadi 90 persen," kata Pepen saat dikonfirmasi, Minggu (20/6/2021).
Pepen menjelaskan, pihaknya akan terus mengupayakan langkah-langkah tracing, testing dan treatment (3T) di wilayah sebaran Covid-19.
Baca juga: 2 Bulan Pensiun Wali Kota, Airin Fokus Persiapkan Atlet Taekwondo Hingga Suarakan Isu Perempuan
Setiap pengurus lingkungan di tingkat RT/RW diharapkan dapat menerapakan micro lockdown atau karantina lokal ketika ditemukan kasus penularan.
"Lockdown nanti kita serahkan ke RT/RW pada saat di RT itu ada keluarga dengan jumlah tertentu (terpapar Covid-19) maka kita serahkan kepada RT RW nya untuk melakukan lockdown," terang dia.
Baca juga: Plt Wali Kota Jaksel Sebut Urus IMB dan Bansos Jadi Sektor Rawan Pungli
Dia mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaan terkait lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bekasi.
Warga baik yang belum atau sudah divaksin, harus sama-sama bertanggung jawab menjaga protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas.
"Saya berpesan kepada seluruh warga masyarakat sekarang ini hanya satu caranya, prokes, masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, tidak ada lain. Jadi hindari kerumunan-kerumunan," tegas dia.
Baca juga: Pesepeda Road Bike Setuju Penghentian Uji Coba JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang
Berdasarkan data situs corona.bekasikota.go.id, angka kumulatif Covid-19 di Kota Bekasi hingga Minggu (20/6/2021) sebanyak 47.723 kasus terkonfirmasi.
Dari jumlah kumulatif itu, sebanyak 44.918 kasus dinyatakan sembuh, 2197 masih dalam perawatan atau kasus aktif dan 608 kasus Covid-19 meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pak-pepen.jpg)