Murid SD di Kediri Harus Terbaring Setahun Karena Kanker Tulang: Awalnya Diduga Hanya Keseleo

Awalnya dikira menderita keseleo, Elang Putra Sangsoko (11) ternyata mengidap kanker tulang ganas.

Tayang:
Editor: Erik Sinaga
TribunJatim.com/Didik Mashudi
Sudah setahun lebih Elang Putra Sangsoko (11) harus terbaring lemah di atas kasur rumahnya di Rumah Susun Sistem Sewa (Rusunawa ) Blok E Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, Jawa Timur. 

TRIBUNJAKARTA.COM, KEDIRI-  Awalnya dikira menderita keseleo, Elang Putra Sangsoko (11) ternyata mengidap kanker tulang ganas.

Karena ketidaktahuan itu, Elang bahkan dibawa orang tuanya dipijit di tukang urut.

Sudah setahun lebih Elang Putra Sangsoko (11) harus terbaring lemah di atas kasur rumahnya di Rumah Susun Sistem Sewa (Rusunawa ) Blok E Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, Jawa Timur.

Elang yang merupakan putra pertama Vita Desi Anggraini telah divonis dokter menderita kanker tulang.

Akibatnya, kakinya masih belum bisa digunakan untuk berjalan karena kanker tulang yang menggerogoti persendiannya.

Diungkapkan Vita, tahun lalu, sekitar bulan Maret 2020 saat Elang pulang bermain berjalan dengan pincang karena terjatuh saat bermain.

"Awalnya saya kira keseleo hingga akhirnya saya bawa ke tukang pijat dengan harapan kesleonya bisa sembuh,” ungkap Vita di kediamannya, Senin (21/6/2021).

Setelah dibawa ke tukang pijat beberapa kali, putranya tidak kunjung sembuh.

Elang kemudian dibawa ke RSUD Gambiran untuk mendapatkan pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan ternyata ada kerusakan tulang pada kaki kiri Elang sehingga harus istirahat total,” ujarnya.

Baca juga: Kasus Positif Meningkat, Titik Penjemputan Pasien Covid-19 dengan Bus Sekolah Semakin Bertambah

Namun Elang yang masih usia SD dan senang bermain merasa bosan kalau harus diam saja tanpa beraktivitas, sehingga tetap dipaksa untuk berjalan meski pincang.

Sementara dari hasil pemeriksaan dokter dari penjelasan Vita karena anaknya didiagnosa mengidap kanker tulang.

Kemudian Elalng dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan hasil diagnosa yang lebih akurat.

Setelah dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya, ternyata putranya mengidap kanker tulang ganas.

Baca juga: Sepi Orderan Selama Pandemi, Biduan Jadikan Sabu Sebagai Pelarian Hilangkan Frustasi

“Ternyata waktu jatuh itu ada retakan pada tulang di kaki kirinya,” ujar Vita.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved