Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Rentan Terpapar Covid-19, Anak-anak Diusulkan Dilarang Berada di Tempat Umum

Anak-anak sebaiknya tidak bermain ke tempat umum lantaran dapat menimbulkan kerumunan. 

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Ilustrasi anak-anak sebaiknya tidak bermain ke tempat umum lantaran dapat menimbulkan kerumunan.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi PSI DPRD Jakarta, Idris Ahmad, mengatakan anak-anak sebaiknya tidak bermain ke tempat umum lantaran dapat menimbulkan kerumunan

Ditambah, mereka rentan terpapar virus Covid-19. 

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan kasus Covid-19 pada anak, per 22 Juni 2021 sebanyak 195 anak usia 0-5 tahun terpapar.

Sementara 598 orang usia 6-18 tahun terinfeksi dan membutuhkan perawatan medis.

Baca juga: Diajak Ketemuan Maria Ozawa, Vicky Prasetyo: Kamu Sekarang Tahu Kenapa Aku Dipanggil Gladiator!

"Selama ini banyak yang menganggap resiko Covid-19 pada anak-anak rendah. Tapi sekarang kondisi berubah, di Jakarta 1 dari 6 pasien Covid-19, anak-anak," kata Idris, kepada Wartawan, Rabu (23/6/2021).

"Mereka menjadi rentan dan wajib dilindungi. Untuk mendukung upaya ini, orang tua yang memiliki anak usia 0-13 tahun juga harus diberi dispensasi sepenuhnya bekerja di rumah," lanjutnya.

Baca juga: Viral Video Bayi Sakit Dibawa ke Dukun Beranak, Sang Ibu Menangis Lihat Kondisi Punggung Anaknya

Idris menyarankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan tersebut. 

Tak hanya itu, DPRD DKI ini juga menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat aturan para pekerja yang memiliki anak sebaiknya bekerja dari rumah.

"Penegakan disiplin protokol kesehatan di tempat kerja mutlak harus diterapkan, jangan sampai orangtua yang memang terpaksa harus bekerja di luar rumah, berpotensi membawa virus saat pulang dan bertemu anak," tutur Idris.

Anak-anak, lanjutnya, belum dapat bertanggung jawab dan melindungi dirinya sendiri.

Baca juga: Mengenal Gejala Virus Corona Varian Delta, Ini Bedanya dengan Pilek dan Flu Biasa

"Pemprov DKI mengeluarkan kebijakan untuk melarang anak-anak memasuki tempat umum yang berpotensi terjadi kerumunan massa dan resiko terinfeksi seperti tempat wisata, restoran, dan pusat perbelanjaan," tambah Idris.

"Kita harus melindungi hak hidup anak, dengan situasi zona merah di Jakarta saat ini, pergerakan anak-anak di tempat umum harus dibatasi," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved