Miris Alasan 2 Gadis ABG Terlibat Prostitusi Online, Hamil 7 Bulan Hingga Putus Sekolah
Dua gadis ABG bersama 11 rekannya ditangkap karena dugaan terlibat prostitusi online. Cerita ABG hamil 7 bulan dan putus sekolah.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Mengenai tarif sekali kencan L mengaku tergantung paling tidak Rp 300 ribu.
"Tapi sekarang jarang juga (dapat palanggan) dua Minggu kadang sekali saja," tambah dia.
Untuk menggaet pelanggan hidung belang, L mengaku banyak memanfaatkan aplikasi media sosial.
Baca juga: Satpol PP DKI Jakarta Tertibkan Puluhan Kafe Remang-remang Tempat Prostitusi di Kampung Bayam
Warga Bangkal Kecamatan Cempaka mengaku hingga kini masih merahasiakan pekerjaannya itu dari orangtua.
Atas perbuatannya ini, tim UKL Sabhara Polres Banjarbaru membawa mereka untuk dititipkan ke rumah singgah Berkarakter Dinas Sosial Kota Banjarbaru.
Kepala Dinas Sosial Rokhyat Riyadi menjelaskan pihaknya hanya menerima titipan untuk dilakukan pembinaan bimbingan Psikologi.
"Kami akan bekerjasama dengan Kemenag untuk mendatangkan ustadz untuk diberikan siraman rohani," kata dia.
Peristiwa Lain
Gadis 17 Tahun Terlibat PSK karena Jadi Tulang Punggung Keluarga
Cerita gadis berusia 17 tahun yang mengaku menjadi tulang punggung keluarga dengan menjadikan dirinya sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).
Novi, bukan nama sebenarnya terjaring Satpol PP di sebuah hotel di kawasan Kecamatan Tangerang saat sedang malayani tamunya, Kamis (10/6/2021).
Saat diamakan Satpol PP Kota Tangerang, Novi terlihat santai.
Bahkan saat petugas hendak menelpon orangtuanya, Novi tak terlihat panik.
Novi mengatakan, ibunya sudah mengetahui profesinya menjadi wanita malam.
"Yasudah telepon saja enggak apa-apa kok. Mama tahu kok saya kerjaannya begini," kata Novi yang merupakan warga Kabupaten Tangerang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-prostitusi-online-3.jpg)