Suara Ranjang Saat Bercinta Bangunkan Suami, Cinta Segitiga Berujung Selingkuhan Istri Mati Diparang

Akibat 'gulatan' keduanya mengakibatkan ranjang berbunyi keras hingga suami MYH mendengar. suami yang bangun memergoki istrinya bercinta dengan seling

Editor: Wahyu Aji
wow.tribunnews
Ilustrasi Tragedi Cinta segitiga berdarah dibalik kasus pembunuhan pria bernama Eman Lau di dusun Touiu selatan Desa Saindule kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, NTT. Eman Lau dibunuh oleh Tinus setelah pelaku melihat istrinya berhubungan intim dengan korban di kamar tidur rumahnya. 

Korban yang malam itu terus memaksa MYH dan mengancam tidak akan pulang dari TKP bahkan akan membunuh MYH jika tidak dilayani.

MYH yang terdesak akhirnya pasrah ketika dicium oleh korban.

Keduanya pun berbaring persis disamping anak laki-laki MYH.

Korban yang sejak awal sudah melepas celana itu, langsung melucuti celana MYH hingga terjadilah hubungan terlarang itu.

Akibat 'gulatan' keduanya mengakibatkan ranjang berbunyi keras hingga suami MYH mendengar.

Mendengar suara tersebut kemudian pelaku menyalakan lampu ruang tengah dan langsung menuju kamar istrinya.

Ia langsung membuka pintu namun tidak bisa karena pintu terkunci.

Tersangka kemudian mendobrak pintu kamar dan mendapati korban dan istrinya sedang intim.

Korban berusaha melarikan diri lewat jendela dengan posisi kepala sudah berada diluar jendela namun badan korban masih berada di dalam kamar.

Tersangka menangkap badan korban dari arah belakang dan menarik korban masuk dan terjatuh kembali di tempat tidur.

Pada saat itu tersangka membungkukan badan kebawah, tangan kiri tersangka tetap memegang korban dan tersangka mengambil parang di lantai bawah tempat tidur menggunakan tangan kanan, kemudian menusuk parang tersebut ke perut korban sebanyak 2 kali.

MYH yang masih belum sempat mengenakan celana, meraih celananya serta menggendong anaknya dan lari ke ruang tengah.

Setelah korban tidak berdaya, tersangka membuang parang di lantai dan keluar kamar dan mendapati istrinya menangis sambil memeluk kedua anaknya.

Karena masih emosi, tersangka memukul istrinya sebanyak dua kali di dahi dan di pipi.

Setelah itu, melihat bapak mertuanya, Anderias Henuk, tersangka sempat memberitahu bahwa dirinya telah membunuh orang dalam kamar.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved