Antisipasi Virus Corona di Tangerang
Tenaga Laboratorium Covid-19 Tangerang Ditambah untuk Percepatan Penanganan 1.000 Sampel Per Hari
Kinerja UPT Labkesda dikebut untuk mempercepat pengolahan data hasil pemeriksaan Covid-19 sebelum disampaikan ke puskesmas.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Peningkatan kasus masyarakat Kota Tangerang yang terkonfimasi positif Covid-19 dalam kurun waktu dua pekan terakhir.
Berdampak pada semakin gencarnya pemeriksaan yang dilakukan oleh Pemerintah Tangerang.
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menjelaskan, pihaknya kebut kinerja UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
Hal itu untuk mempercepat pengolahan data hasil pemeriksaan Covid-19 sebelum disampaikan kepada Puskesmas.
"Kapasitas pemeriksaannya sudah ditingkatkan dari yang semula 600 menjadi 1.000 per hari," ujar Arief saat meninjau UPT Labkesda Kota Tangerang, Senin (28/6/2021)
"Kemarin sampel yang masuk juga sampai 2.000, padahal biasanya cuma 400 sampai 500 sampel per hari," tambahnya.
Rencananya, Pemkot Tangerang juga akan menambah personel di Labkesda sebanyak 10 orang.
Semuanya berasal dari ASN Pemkot Tangerang untuk membantu mempercepat proses pemeriksaan yang dilakukan dalam hal administrasi serta pendataan.
Baca juga: Petaka Ajakan Nonton Film Porno, Sang Paman Lampiaskan Nafsu ke Keponakan di Rumah Nenek
Baca juga: Minder dengan Selangkangan Kusam? Ternyata Bisa Cerah Pakai Jeruk Nipis
Baca juga: RS di Tangsel Penuh, Banyak Pasien Covid-19 Terpaksa Isolasi di Rumah hingga Nyawa Tak Tertolong
"Mengingat pemeriksaan lanjutan di puskesmas memerlukan hasil dari Labkesda. Ditambah jumlah sampel yang diperiksa juga jumlahnya sangat banyak per harinya," jelas Arief.
"Biar hasilnya cepat sampai ke puskesmas juga," tambah dia lagi.
Ia menyampaikan, kecepatan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Labkesda akan sangat berpengaruh pada proses penanganan kasus serta diagnosa pasien Covid-19.
"Banyak juga yang menunggu hasil lalu abai terhadap protokol kesehatan karena merasa sehat," pungkas Arief.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/arief-kontrol-labkesda.jpg)