Antisipasi Virus Corona di DKI

Petugas Puskesmas Kecamatan Cakung Tes Swab 400 Warga dalam Sehari

Kepala Puskesmas Kecamatan Cakung Junaidah mengatakan peningkatan target tes swab PCR harian terhadap warga dilakukan setelah momen libur Idulfitri

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Warga saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Senin (28/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Jajaran Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur meningkatkan target tes swab PCR harian terhadap warga guna menemukan kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Puskesmas Kecamatan Cakung Junaidah mengatakan peningkatan target tes swab PCR harian terhadap warga dilakukan setelah momen libur Idulfitri 1442 Hijriah lalu.

"Jauh bertambah, sebelumnya paling banyak 200 warga per hari. Tapi kemarin saja sampai 300, kadang sampai 400 warga diswab dalam sehari," kata Junaidah saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (1/7/2021).

Penambahan target tes swab PCR tersebut membuat lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Cakung yang merupakan Kecamatan paling padat penduduk di Jakarta Timur melonjak.

Pada 30 Juni 2021 Cakung tercatat menjadi Kecamatan dengan jumlah penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 nomor dua paling tinggi se-DKI Jakarta, yakni sebanyak 315 kasus.

"Tes swab PCR dilakukan terpusat di Puskesmas Kecamatan Cakung. Warga yang dilakukan pemeriksaan hasil penelusuran kontak langsung dan warga yang meminta diperiksa," ujarnya.

Baca juga: Hilang Kendali, Toyota Fortuner Terguling di Jalan Benyamin Sueb Pademangan

Baca juga: Gubernur Anies Targetkan 1,3 Juta Anak Jakarta Dapat Vaksin Covid-19

Baca juga: Melihat Pembuatan Peti Mati Pasien Covid-19 di Tangerang, Dalam Sehari Pesanan Sampai 500 Buah

Junaidah menuturkan langkah menemukan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 perlu dilakukan karena makin cepat seseorang diketahui terpapar maka penanganan lebih cepat dilakukan.

Warga yang terpapar Covid-19 diminta menjalani isolasi sehingga tidak menulari orang terdekat mereka, ini membuat penambahan kasus terkonfirmasi tidak sepenuhnya buruk.

Penanganan medis terhadap warga yang sudah diketahui terkonfirmasi Covid-19 pun bisa lebih cepat dilakukan sehingga menekan risiko kematian akibat terlambat mendapat penanganan.

"Hari ini warga yang diswab ada 200 lebih. Kalau Puskesmas Kecamatan Cakung itu spesimen swabnya dikirim untuk uji di Labolatorium Titrta, bisa tiga hari hasilnya baru keluar," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved