Antisipasi Virus Corona di DKI

Gubernur Anies Minta Warga Jakarta Tidak Bersepeda di Jalan Raya: Kalau Melanggar Diangkut

Imbauan tersebut juga ditujukan kepada pesepeda. Anies meminta warga tidak bersepeda di jalan raya.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pesepeda road bike melintas di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Sabtu (5/6/2021). Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan istimewa untuk pesepeda road bike seperti membolehkan melintasi JLNT diakhir pekan dan road bike dapat melintas pada jalur kendaraan bermotor di luar jalur sepeda yang telah tersedia Jalan Sudirman-Thamrin pada Senin-Jumat, mulai pukul 05.00-06.30 WIB. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau warga melakukan aktivitas olahraga di rumah selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Anies tidak melarang warga untuk berolahraga asalkan dilakukan di rumah.

"Sabtu Minggu, warga Jakarta biasa berolahraga. Silakan meneruskan olahraga di rumah, di komplek tapi tidak keluar," kata Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2021).

Imbauan tersebut juga ditujukan kepada pesepeda.

Anies meminta warga tidak bersepeda di jalan raya.

"Termasuk yang bersepeda, dan kita akan melakukan penertiban. Kalau melanggar, diangkut bersama sepedanya," ujar dia.Ia menyebut PPKM darurat bukan program untuk mengosongkan ibu kota, melainkan untuk menyelamatkan warga Jakarta dari wabah Covid-19.

"Ini bukan pembatasan untuk membatasi dan mengosongkan Jakarta, bukan. Ini adalah pembatasan untuk menyelamatkan seluruh warga Jakarta, ini adalah program penyelamatan," ucap Anies.

Ia mengingatkan bahwa Jakarta dalam keadaan genting seiiring dengan melonjaknya kasus positif Covid-19.

Anies mengimbau warga Jakarta untuk tetap berada di rumah jika tidak ada kebutuhan mendesak selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat pada 3-20 Juli 2021.

"Pesan kepada seluruh masyarakat Jakarta, bahwa Jakarta sedang dalam keadaan genting, situasi darurat. Semua diminta untuk berada di rumah, tidak bepergian, kecuali ada kebutuhan mendesak, dan kebutuhan yang mendasar," kata Anies.

Baca juga: PPKM Darurat Diterapkan Mulai Besok, Gubernur Anies: Patuhi Aturan Demi Keselamatan Semua

Baca juga: Besok PPKM Darurat Mulai Diterapkan, Anies: Sikap Bertanggungjawab, Tinggal di Rumah

Anies menambahkan, jajarannya telah menggelar rapat koordinasi bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji terkait pelaksanaan PPKM darurat.

"Dalam rakor tadi telah kita rumuskan langkah-langkah di dalam menangani kedaruratan di Jakarta," ujar dia.

"Salah satu yang terkait dengan masyarakat adalah akan ada pembatasan ruang mobilitas dan itu artinya jalan-jalan, mulai nanti malam akan ada penutupan," tambahnya.

Pembatas mobilitas juga dilakukan di wilayah-wilayah yang masuk dalam zona merah dan zona oranye Covid-19. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved