Antisipasi Virus Corona di DKI

Anies Baswedan Minta Karyawan Melapor Bila Dipaksa Masuk Kantor Saat PPKM Darurat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta karyawan yang dipaksa bekerja di kantor untuk segera melapor.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan keterangan terkait PPKM darurat di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta karyawan yang dipaksa bekerja di kantor untuk segera melapor.

Pasalnya, masih ada beberapa perusahaan yang tetap ngotot meminta karyawannya bekerja di kantor.

Padahal, pemerintah hanya mengizinkan perusahaan di sektor esensial dan kritikal yang boleh bekerja dari kantor atau work from office (WFO) selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Bagi karyawan yang bekerja di sektor non esensial dan perusahaannya memaksa untuk bekerja, laporkan," ucapnya, Senin (5/7/2021).

Cara melapornya pun cukup mudah, masyarakat bisa melapor secara online lewat aplikasi Jakarta Kini (Jaki).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun bakal menjamin identitas para pelapor.

"Laporkan lewat Jaki, anda laporkan di siru. Biar nanti tim kami bertindak," ujarnya di Balai Kota.

Baca juga: Tiga Hari PPKM Darurat, Masih Banyak Masyarakat Belum Sadar Bahaya Covid-19

Baca juga: Video Pesta Nikahan Anaknya Viral, Lurah di Depok: yang Rekam Tetangga

Baca juga: Imbas Kelangkaan Oksigen, Warga Rela Antre Berjam-jam di Pengisian Kawasan Penggilingan

Untuk diketahui, pagi tadi kemacetan terjadi di sejumlah jalan di ibu kota imbas penyekatan yang dilakukan selama PPKM Darurat.

Seperti kemacetan panjang yang terjadi di Jalan Salemba-Kramat Raya, Jalan Raya Bogor, hingga Tol Dalam Kota pagi tadi.

Tak hanya di dalam kota, sejumlah ruas jalan yang ada di perbatasan ibu kota pun macet imbas penutupan akses keluar masuk Jakarta.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved