Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Masih Jual Tabung Oksigen dengan Harga Murah, Toko Ini Diserbu Warga Tangerang Berebut Isi Ulang

Toko pengisian tabung oksigen di Kota Tangerang rame diserbu warga semenjak angka Covid-19 melonjak lagi.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Toko Eka Medical Oxygen untuk mengisi ulang tabung oksigen pada Rabu (7/7/2021) yang tiap harinya dipadati masyarakat  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Toko pengisian tabung oksigen di Kota Tangerang diserbu warga semenjak angka Covid-19 melonjak lagi.

Seperti yang terpantau di Jalan Hasyim Ashari, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang antrean warga cukup padat disebuah toko pengisian oksigen.

Satu persatu warga memadati toko Eka Medical Oxygen untuk mengisi ulang tabung oksigen pada Rabu (7/7/2021) siang.

Sambil antre, warga banyak yang menggendong tabung oksigen mulai dari satu meter kubik, sampai yang berukuran kecil.

Bahkan ada yang membawa tabung oksigen seukuran pria dewasa sehingga harus diangkut menggunakan mobil.

Yayan seorang sedang mengantre mengaku sudah tiba sejak satu jam yang lalu tapi belum terlayani.

Alasannya belum terlayani bukan hanya karena penuh sesak tapi stok oksigen habis dan sedang menunggu stok dari Cilegon.

"Katanya nanti jam 15.00 WIB baru dateng stok barunya. Ini saya sudah tiga kali isi di sini. Soalnya murah ya tapi antre banget gini," kata Yayan di lokasi.

Memang, dari pantauan di lokasi, tempat tersebut selalu penuh dan terpampang harga oksigen yang masih waras.

Toko Eka Medical Oxygen untuk mengisi ulang tabung oksigen pada Rabu (7/7/2021) yang tiap harinya dipadati masyarakat 
Toko Eka Medical Oxygen untuk mengisi ulang tabung oksigen pada Rabu (7/7/2021) yang tiap harinya dipadati masyarakat  (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA)

Yayan mengatakan, oksigen tersebut diperuntukan untuk adiknya yang sedang menjalani isolasi mandiri.

"Buat adik saya sudah 7 hari isoman di rumah. Saturasi oksigennya awalnya rendah tapi sudah membaik. Sebenarnya ada oksigen di rumah tapi ini untuk jaga-jaga," kata Yayan.

Sementara itu, seorang yang mengantre lainnya bernama Dina hendak mengisi tabung oksigen untuk dirinya sendiri.

Pasalnya, dia tengah mengalami sesak nafas sejak beberapa hari yang lalu.

"Ini mau oksigen buat pemakaian pribadi sih. Beberapa hari ini emang saya sesak nafas. Tapi saya negatif (Covid-19)," aku dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved