Harus Ngumpulin Dana Darurat Berapa? Ini Tips Perhitungannya Buat yang Masih Single dan Berkeluarga

Dana darurat adalah dana yang siap dipakai saat kita berada dalam kondisi krisis diluar kuasa kita.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Ilustrasi penggunaan dana darurat 

Selain menentukan besaran jumlah uang, Anda juga harus mematok target waktu untuk mengumpulkan dana darurat.

Contoh, Anda punya target dana darurat sebesar Rp24 juta.

Untuk bisa mencapai angka 24 juta, bisa menargetkan waktu 2 tahun (24 bulan).

Dengan hitungan ini, Anda perlu menyisihkan Rp1,25 juta per bulan.

Kalau hanya sanggup menyisihkan 10 persen, maka perlu waktu 35 bulan dengan jumlah yang dikumpulkan Rp 700.000 per bulan.

Jadi, kalau suatu saat terkena PHK, Anda masih punya leeway untuk merencanakan langkah kedepannya, tanpa perlu pusing memikirkan biaya perbulan. Memang agak berat di awal, tapi pasti menolongmu di masa depan.

Perhitungan Dana darurat untuk Anda yang sudah berkeluarga

Kalau sudah berkeluarga, maka pastikan kalau kebutuhan bulanan keluarga sudah tercukupi.

Jangan sampai memaksakan menabung dana darurat, sampai biaya sehari-hari jadi terbebani.

Jumlah yang harus dikumpulkan kalau sudah berkeluarga, idealnya di kisaran enam sampai dua belas bulan pengeluaran.

Misalnya, Anda sudah menikah dan memiliki dua anak. Pendapat perbulan ada di kisaran Rp 9 juta perbulan, plus pasangan juga bekerja dengan pemasukan Rp8 juta perbulan.

Untuk kebutuhan rumah, setiap bulan menghabiskan rata-rata Rp12 Juta.

Dengan perhitungan dua belas bulan pengeluaran, Anda harus menyiapkan dana darurat di angka Rp 144.000.000 Juta.

Kalau punya target waktu 3 tahun (36 bulan), maka perbulan harus menyisihkan Rp4.000.000 juta perbulan.

Kalau Anda hanya sanggup menyisihkan Rp 2.000.000 per bulan, maka dana darurat baru terkumpul setelah 6 tahun (72 bulan).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved