Cerita Kriminal

Didatangi Kawanan Perampok, Petani Dianiaya dan Istri Jadi Korban Rudapaksa

Tragedi petani disambangi kawanan perampok terjadi di Talang (kebun) Padang Ris, desa Tangga Rasa, kecamatan Sikap Dalam, Empat Lawang.

Tayang:
tribunlampung.co.id/hanif mustafa - Grafis/Rahmandito Dwiatno
Ilustrasi perampokan -Tragedi petani disambangi kawanan perampok terjadi di Talang (kebun) Padang Ris, desa Tangga Rasa, kecamatan Sikap Dalam, Empat Lawang. 

"Korban sempat kita dampingi dan antar ke klinik Zahira Medika untuk berobat kemudian dijemput oleh pihak Polsek Ulu Musi," ujar Syahriyanto.

Adapun hingga berita ini dimuat berdasarkan keterangan dari pihak Polsek Ulu Musi kasus ini masih dalam penyelidikan.

"Kasus ini sedang dilidik," tutup Yusuf Lubis saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp.

Baca juga: Perampokan Apartemen Mewah di Setiabudi, Pelaku Tukang Bangunan Kuras Barang Berharga Korban

Peristiwa Lain

Dikira Perampok, Remaja Dianiaya Ayah Pacar

Personel Polsek Belawa mengamankan pelaku penganiayaan di Dusun Lonra, Desa Sappa, Minggu (472021) kemarin.
Personel Polsek Belawa mengamankan pelaku penganiayaan di Dusun Lonra, Desa Sappa, Minggu (472021) kemarin. (Polsek Belawa Via Tribun Timur)

eorang pria bernama Alimuddin bin Haji Ajis (51) menganiaya remaja asal Wajo berinisial SD pada Minggu (4/7/2021).

SD merupakan pacar putri Alimuddin. Tangan SD nyaris putus ditebas parang ayah pacar.

Kasus remaja dianiaya ayah pacar itu terjadi rumah Alimuddin di Dusun Lonra, Desa Sappa, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo.

Baca juga: Dikira Perampok, Tangan Remaja Ini Terluka Parah Dianiaya Ayah Pacar Saat Berduaan di Kamar

Kapolsek Belawa, Iptu Idham Andi Inong menceritakan kronologi kejadian penganiayaan itu.

"Kemarin telah diamankan pelaku penganiayaan sudah ada di Mapolsek Belawa," katanya dikutip dari Tribun Timur, Senin (5/7/2021).

Iptu Andi mengatakan peristiwa itu berawal saat pelaku tiba di rumahnya.

Pelaku menemukan korban berdua dengan anak pelaku perempuannya berinisial FT di dalam kamar yang sedang terkunci.

Baca juga: Jebol Dinding Masuk ke Dalam Minimarket, Perampok di Bekasi Bawa Kabur Rp300 Juta dari Mesin ATM

Alimuddin kaget bukan kepalang, mengingat tak ada orang lain selain anak perempuannya di rumah.

Idham menyebutkan, Alimuddin menyangka bahwa remaja yang ada di kamar anak perempuannya itu adalah perampok atau maling.

"Pelaku mengira korban adalah perampok yang masuk ke dalam rumahnya sehingga langsung menganiaya korban menggunakan sebilah parang," katanya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved