Dikira Boneka, Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Petugas UPK Badan Air di Kali Cipinang Makasar

Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di Kali Cipinang RT 01/RW 04, Kelurahan/Kecamatan Makasar, Jakarta Timur pada Minggu (11/7/2021)

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Dokumentasi Polsek Makasar
Jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar saat melakukan olah TKP penemuan jasad bayi perempuan di Kali Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (11/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di Kali Cipinang RT 01/RW 04, Kelurahan/Kecamatan Makasar, Jakarta Timur pada Minggu (11/7/2021) sekira pukul 08.50 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen mengatakan mayat bayi yang ditemukan tersebut ditemukan tiga anggota UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

"Saat sedang mengangkut sampah saksi melihat sesuatu seperti boneka, ternyata saat didekati dan dipegang merupakan jenazah bayi," kata Zen saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (12/7/2021).

Temuan lalu dilaporkan ke jajaran Polsek Makasar yang segera datang melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan temuan bayi berjenis kelamin perempuan yang baru dilahirkan itu.

Berdasar hasil pemeriksaan Tim Identifikasi dan Unit Reskrim Polsek Makasar pada jasad bayi perempuan tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Baca juga: Tingkat Keterisian ICU di Jakarta Capai 95 Persen, Wagub DKI: Tertinggi 1,5 Tahun Terakhir

Baca juga: Wagub Ariza Klaim Mobilitas Warga Jakarta Menurun Drastis Akibat Penerapan PPKM Darurat

Baca juga: PMI Sediakan Layanan Jemput-Antar Gratis Donor Plasma Konvalesen, Ini Syaratnya Bagi Pendonor

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Untuk jasadnya ditemukan dalam keadaan tanpa busana dan tali pusat di perutnya dalam keadaan sudah terpotong," ujarnya.

Zen menuturkan dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi bayi yang diduga sengaja dibuang itu awalnya hanyut dari Kali Kampung Dukuh hingga lalu ditemukan di Kali Cipinang.

Guna keperluan penyelidikan lebih lanjut jasad bayi dibawa ke Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diautopsi memastikan waktu dan sebab kematian.

"Sekarang kita masih menunggu hasil autopsi berupa Visum et Repertum dari tim dokter forensik RS Polri Kramat Jati. Kasusnya sekarang dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Makasar," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved