Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

82 Pelanggar PPKM Darurat di Bekasi Timur Divonis Sanksi Denda

Sebanyak 82 pelanggar kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi divonis sanksi denda

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Operasi Yustisi petugas gabungan di kawasan Pasar Proyek Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sebanyak 82 pelanggar kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi divonis sanksi denda dalam sidang operasi yustisi, Rabu (17/7/2021).

Kepala Bidang Penindakan Satpol PP Kota Bekasi Saut Hutajulu mengatakan, sidang Operasi Yustisi berlangsung di kantor Kecamatan Bekasi Timur, Jalan Mekarsari.

"Ada 82 pelanggar, dan diputuskan oleh hakim dalam sidang dengan besaran kisaran 20 ribu sampai dengan 40 ribu dendanya sehingga total denda yang didapat hari ini adalah 1.910.000," kata Saut di Kecamatan Bekasi Timur.

Dia menjelaskan, pelanggar kebijakan PPKM Darurat sebelum dilakukan penindakan petugas gabungan dalam operasi yang berlangsung selama dua hari, Selasa (13/7) dan Rabu (14/7).

"Operasi Yustisi dilaksanakan dua hari, di kawasan Pasar Proyek, Jalan Agus Salim dan di Jalan Nusantara, Perumnas 3 Bekasi Timur," jelasnya.

Baca juga: Rogoh Kantong Sambil Tertunduk, Gelagat Driver Ojol Disanksi Bayar Rp20 RIbu karena Tak Pakai Masker

Dalam operasi yustisi, pihaknya sejatinya melakukan penindakan terhadap 99 orang pelanggar, 16 diantaranya tidak hadir dalam sidang meski alat bukti berupa KTP sudah disita petugas.

Operasi Yustisi petugas gabungan di kawasan Pasar Proyek Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Operasi Yustisi petugas gabungan di kawasan Pasar Proyek Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"16 orang yang tidak hadir tetap diputuskan oleh hakim dengan sanksi denda, mereka diminta untuk mengurus di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi," terangnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved