Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pemprov DKI Cairkan Bansos Tunai PPKM Pekan Depan, Warga Dapat Rp600 Ribu 

Pemprov DKI segera mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST) PPKM Darurat mulai pekan depan.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi pencairan bantuan sosial tunai 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI segera mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST) PPKM Darurat mulai pekan depan.

Hal ini diketahui dari pengumuman yang dibagikan Pemprov DKI lewat website corona.jakarta.go.id.

Dalam pengumuman itu dijelaskan, BST senilai Rp600 ribu itu bakal langsung ditransfer ke penerima manfaat lewat rekening Bank DKI.

"Dana BST akan langsung dikirimkan ke rekening penerima BST sekitar minggu ke-3 bulan Juli 2021," tulis pengumuman itu dikutip TribunJakarta.com, Rabu (14/7/2021).

Adapun uang Rp600 ribu yang diterima warga terdampak Covid-19 itu merupakan rapelan BST bulan Mei dan Juni.

Setiap bulannya penerima manfaat mendapat jatah Rp300 ribu. Dengan demikian, BST yang pekan depan bakal diterima penerima manfaat sebesar Rp600 ribu.

Baca juga: Viral Video Warga Lagi Isoman Dibentak Tetangga, Polisi Silaturahmi dari Luar Rumah dan Beri Bantuan

Sebagai informasi, penyaluran BST ini dilakukan oleh Pemprov DKI bersama dengan Kementerian Sosial.

Pemprov DKI kebagian jatah menyalurkan BST bagi warga Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu.

Dana BST itu kemudian bakal disalurkan lewat transfer melalui rekening Bank DKI yang sebelumnya sudah diberikan kepada penerima manfaat.

Baca juga: Simak Cara Cek Penerima Bansos BPUM atau BLT UMKM 2021 di BRI dan BNI

"Disalurkan dalam bentuk kartu tabungan dan Kartu ATM Bank DKI," ucap pengumuman itu.

Sedangkan, pendistribusian BST oleh pemerintah pusat bakal dilakukan lewat kantor pos.

Penerima BST PPKM Darurat ini merupakan Kepala Keluarga (KK) yang sudah terdaftar dalam daftar penerima bansos sembako pada 2020 lalu.

Baca juga: Seharusnya Hari Ini Pemprov DKI Salurkan BST PPKM Darurat Rp 600 Ribu, Tapi…

"Lalu tidak termasuk penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan/atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," demikian bunyi pengumuman itu.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved