Breaking News:

Viral di Medsos

Remaja Bikin Konten Video Hadang Truk di Cikarang Belum Bisa Dikategorikan Pidana, Ini Kata Polisi

Aksi remaja bikin konten video hadang truk di Cikarang Utara belum dapat dikategorikan tindakan pidana, ini penjelasan lengkap polisi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Tangkap Layar
Tangkapan layar video konten detik-detik remaja di Bekasi terlindas truk - Aksi remaja bikin konten video hadang truk di Cikarang Utara belum dapat dikategorikan tindakan pidana, ini penjelasan lengkap polisi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Aksi remaja bikin konten video hadang truk di Cikarang Utara belum dapat dikategorikan tindakan pidana, hal ini disampaikan Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono, Jumat (16/7/2021).

"Untuk para pelaku (remaja) ini sendiri kalo secara pidana memang kita sudah komunikasi dengan pihak Reskrim, belum dapat kita kategorikan," kata Argo.

Menurut Argo, meski para remaja melakukan penghadangan truk yang sedang melintas, tidak ada upaya atau itikad melakukannya kekerasan.

"Karena yang dilakukan pada saat itu walaupun ada penghadangan tapi memang tidak ada upaya penyerta, seperti pengerusakan atau menganiayaan," terangnya.

Apa yang dilakukan kelompok remaja di Jalan RE Mratadinata Cikarang Utara murni membuat konten, hanya saja berujung maut karena yang dilakukan berbahaya dan tidak patut dicontoh.

Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono di Pos Penyekatan Sasak Jarang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (16/7/2021).
Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono di Pos Penyekatan Sasak Jarang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (16/7/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Jadi memang murni mereka hanya membuat konten konten, tapi memang yang dilakukan cukup beresiko," jelasnya.

Sementara untuk sopir truk, Argo juga belum dapat memastikan yang bersangkutan benar-benar bersalah di mata hukum karena belum diperiksa.

Baca juga: Kabur dari Rumah, Anak di Bawah Umur Jadi Korban Prostitusi Online: Dijual Rp 500 Ribu-Rp 1 Juta

Baca juga: Ada Big Match Spanyol vs Argentina di Jadwal Olimpiade Tokyo 2020 Cabor Sepak Bola, Live Emtek Grup

Baca juga: Terungkap Kondisi Terkini Satpol PP yang Tampar Pasutri Pemilik Warkop di Gowa, Dinon-aktifkan?

"Kemudian untuk penentuan status si supir truk sendiri, kami juga masih menunggu. Kita harapkan pengemudi truk ini koperatif bisa datang untuk memberikan keterangan ke kantor kepolisian," tegasnya.

Adapun peristiwa ini terjadi pada, Minggu (11/7/2021), sekelompok remaja sengaja membuat konten video berbahaya untuk diunggah di akun media sosial.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved