Viral di Medsos
Remaja yang Tewas Terlindas Truk di Cikarang Sudah 5 Kali Bikin Konten Challenge Malaikat Maut
Kelompok remaja yang tewas terlindas truk di Cikarang Utara sudah lima kali beraksi membuat konten video Challenge Malaikat Maut
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG UTARA - Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Argo Wiyono mengatakan, kelompok remaja yang tewas terlindas truk di Cikarang Utara sudah lima kali beraksi membuat konten video adegan berbahaya.
"Kelompok yang kemarin di Cikarang, mereka sudah melakukan di lima titik berpindah-pindah," kata AKBP Argo Wiyono, Jumat (16/7/2021).
TONTON JUGA
Lima titik itu lanjut AKBP Argo Wiyono di antaranya, sepanjang jalan utama wilayah Cikarang Utara, Cikarang Barat, Kedungwaringin, Cikarang Selatan dan Tambun Selatan.
Dia menambahkan, masyarakat diminta agar membantu pihak kepolisian jika di dekat wilayahnya kerap terjadi aksi nekat remaja membuat konten berbahaya.
"Kalau ada info seperti ini, infokan ke polisi, di mana (lokasinya), jadi kita akan lakukan upaya pencegahan yang lebih optimal," ucapnya.

"Laporannya ke mana, kita ada IG (instagram) dan twitter. Hal-hal itu lebih cepet kalo di sosmed biar ke depannya enggak terjadi yang tidak diinginkan," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, remaja berinisial FA (13) tewas terlindas truk di Jalan RE Mratadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (11/7/2021).
Baca juga: DPRD DKI Ingatkan Anies Baswedan Mempercepat Penyaluran BST ke Warga: Masyarakat Sangat Membutuhkan
Baca juga: BREAKING NEWS Pemerintah Perpanjang PPKM Darurat Hingga Akhir Juli 2021
Baca juga: Persija Mulai Ditinggal Pemain Asing & Pelatihnya, Liga 1 Tak Kunjung Bergulir: Angelo Alessio Pamit
FA bersama sejumlah rekannya berusaha membuat konten video TikTok aksi mengadang truk, belakangan aksi itu disebut Challenge Malaikat Maut.
"Jadi anak-anak ini murni bikin konten, habis lompat seolah-olah menyetop. Begitu truknya berhenti lari dia," kata Argo.
Namun, saat insiden di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, truk bermuatan tanah yang coba diadang FA dan teman-teman urung berhenti.
TONTON JUGA
Pengemudi truk tanah tersebut lanjut Argo, terus tancap gas saat FA dan teman-temannya berdiri di tengah jalan berusaha menyetop.
"Ada dua korban, inisialnya FA umur 13 tahun meninggal dunia, satu lagi RA umur 16 tahun saat ini masih dirawat," jelasnya.
Bikin Konten Challenge Malaikat Maut
Remaja di Bekasi yang viral terlindas truk gara-gara coba mengadang untuk kepentingan konten video media sosial rupanya ikut-ikutan Challenge Malaikat Maut.
Hal ini disampaikan Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono, dia mengatakan, terdapat sembilan remaja yang terlibat dalam aksi nekat mengadang truk di Jalan RE Mratadinata, Cikarang Utara, Minggu (11/7/2021) lalu.
"Challenge Malaikat Maut, kalau menurut anak-anak itu, jadi seolah-olah seperti adu kuat nyetop truk ketika truknya berhenti mereka lari," kata Argo, Jumat (16/7/2021).
Baca juga: Bikin Konten Video, Remaja di Bekasi Tewas Terlindas Truk
Challenge atau tantangan membuat konten berbahaya itu diketahui berasal dari aplikasi media sosial TikTok, sedangkan untuk remaja di Cikarang Utara mengunggah videonya ke akun Facebook.
"Di TikTok itu (awalnya), tapi untuk yang remaja kemarin di Facebook (unggahnya), dari hasil cyber patroli kami ternyata juga ada sembilan kegiatan serupa di Bekasi," jelasnya.
Argo menambahkan, untuk kasus kelompok remaja di Cikarang Utara mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Baca juga: Kasus Video Syur, Gisel & Nobu Ternyata Lebih dari 5 Kali Bercinta, Pernah Melakukan di 3 Kota Besar
Dia adalah FA berusia 13, sedangkan satu rekannya masih mengalani perawatan serius di rumah sakit akibat luka terlindas truk.
"Satu orang remaja berinisial FA (13), tewas terpental akibat kepalanya terbentur separator pembatas jalan," ujarnya.
Sejauh ini, kepolisian sudah memeriksa enam orang teman yang ikut dalam kelompok remaja pembuat konten berbahaya.
Baca juga: Dihujat Jadikan Kematian Ayah Konten YouTube, Ria Ricis Buka Suara: Semakin Ramai, Semakin Senang
"Jadi ada enam orang yang sudah kami periksa, mereka ada yang merekam, ada yang edit (video), lalu tiga orang lagi sebagai pentolannya yang mengadang," jelasnya.
Remaja yang masih dirawat akibat luka berat berinisial RA (16), dia mengalami luka berat sedangkan satu rekannya lagi yang sama-sama ikut mengadang truk belum tahu keberadaannya.