Persija Jakarta
Dampak Perpanjangan PPKM Darurat Bagi Persija: Persiapan Terganggu, Pemain dan Pelatih Harus Pergi
Persiapan Persija dalam mengarungi kompetisi sepak bola terganggu dari adanya PPKM Darurat. Program yang sudah disusun harus dihentikan sementara
TRIBUNJAKARTA.COM - Persiapan Persija Jakarta dalam mengarungi kompetisi sepak bola terganggu dari adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali.
Persija Jakarta memang sudah bersiap dengan menjalani aktivitas latihan secara intensif di lapangan.
Keseriusan Persija Jakarta dalam mempersiapkan tim sebelum terjun ke Liga 1 yakni dengan rutin menjalankan aktivitas latihan secara langsung di Lapangan POR Sawangan, Depok, Jawa Barat.
Namun, dengan adanya aturan PPKM Darurat yang diterapkan pemerintah membuat persiapan Persija Jakarta harus terhenti.
Tim Persija Jakarta harus diliburkan sementara dari aktivitas latihan secara bersama-sama.
Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, mengatakan persiapan timnya harus terhenti dan tidak bisa dilakukan dalam masa PPKM Darurat.

"Harus diakui, memang ini sangat berdampak untuk Persija. Khususnya terkait teknis dan fisik para pemain," kata Ferry Paulus saat dihubungi awak media beberapa waktu lalu.
Menurut Ferry Paulus, persiapan tim Macan Kemayoran sudah sangat maksimal untuk mengarungi jalannya kompetisi Liga 1 2021.
Baca juga: Cairkan BST Rp600 Ribu, Warga Berbondong Datangi ATM Bank DKI di Jakarta Utara
Baca juga: Selesai Shalat Subuh Jangan Lupa Baca Sholawat Nariyah, Dimudahkan Rezeki hingga Segala Urusannya
Baca juga: Indra Perasa Hilang saat Terinfeksi Covid-19? Konsumsi Bawang Putih Ternyata Bisa Jadi Solusinya
"Sebelum PPKM Darurat, Persija sudah masuk tahap finalisasi menuju kick-off Liga 1."
"Dalam hal ini, materi latihan kami, fisik para pemain, kesiapan para pemain," ujarnya.
Di sisi lain, Ferry Paulus menyadari adanya kebijakan PPKM Darurat yang dibuat pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 yang masih tinggi.
"Buat Persija saat ini yang terpenting adalah kesehatan dan hajat bangsa. Itu jauh lebih penting dari sepakbola dan tetap menjadi prioritas yang utama," kata Ferry Paulus.
Manajemen Persija memahami dan siap mendukung program dari pemerintah untuk mengkampanyekan taat menerapkan protokol kesehatan.
"Persija sekali lagi mengajak Jakmania dan juga masyarakat untuk fokus serta taat kepada protokol kesehatan, juga tertib apa yang menjadi imbauan pemerintah."
"Kami mengajak seluruh masyarakat Jakarta, pendukung Persija, khususnyaJakmania agar berdoa bersama supaya pandemi ini cepat berlalu," pungkasnya.