Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Target 73 Ribu Pelajar, Vaksinasi Covid-19 Umur 12 Tahun di Tangerang Mulai Berjalan

Pemerintah Kota Tangerang mulai melakukan vaksinasi kepada anak usia 12-17 tahun. sasaranya adalah pelajar di Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Vaksinasi untuk pelajar usia 12 sampai 17 tahun di Kota Tangerang yang mulai berjalan hari ini di SMP 1 Tangerang, Senin (19/7/2021).   

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mulai melakukan vaksinasi kepada anak usia 12-17 tahun.

Vaksinasi kali ini khususnya ditujukan untuk pelajar jenjang SD dan SMP di Kota Tangerang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin menjelaskan, total ada 73 ribu pelajar yang menjadi target vaksinasi Covid-19.

"Kalau SMP negeri swasta kurang lebih hampir 67 ribu hingga 70 ribu digabung dengan tsanawiyah jadi sekitar 73 ribu," jelas Jamaluddin saat memantau vaksinasi si SMP 1 Tangerang, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, vaksinasi kepada pelajar ditargetkan mencapai 10 ribu peserta dalam sehari.

Namun demikian, ada murid yang tidak bisa ikut vaksin di sekolah dengan beberapa alasan.

"Kami tidak memaksakan untuk vaksin ini, harus dengan izin orang tua. Beberapa anak yang tidak ikut vaksin lantaran sedang sakit atau sudah di vaksin mandiri di luar," kata Jamaluddin.

Untuk itu, dirinya berharap kepada para orang tua wali murid memotivasi anaknya agar mau di vaksin karena demi keselamatan bersama.

Baca juga: Positif Covid-19 di DKI Bertambah 10.168, 1.466 Kasus Terjadi Pada Anak-anak

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Tangerang Margiya menambahkan pada pelaksanaan perdana vaksinasi ada sekitar 973 peserta.

Tapi tidak semua, karena ada beberapa laporan anak yang kurang sehat dan sudah vaksin mandiri.

Adapun untuk suntik vaksin kedua, akan dilaksanakan di tempat yang sama karena dalam pelaksanaan hari ini sudah dinilai cukup baik.

"Ini sudah dianggap bagus nanti akan kita ikuti seperti ini. Bagi yang gagal vaksin nanti bisa diikutkan di sekolah lain," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved