Bertindak di luar Nalar, Pria Dalami Ilmu Kebatinan Habisi Penggali Kubur, Terkuak Hubungan Keduanya
Kakek penggali kubur, Tatang Suhendar (70) dibunuh Khairuddin Siregar (40) di Lingkungan 11, Kelurahan Tanah 600, Sumut. Begini Kronologinya.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM - Kakek penggali kubur bernama Tatang Suhendar (70) dibunuh Khairuddin Siregar (40) di Lingkungan 11, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marela, Sumatera Utara.
Kasus kakek penggali kubur tewas dibunuh itu terjadi pada Senin (19/7/2021).
Sang pembunuh ternyata keponakannya sendiri yakni Khairuddin Siregar.
Kasus pembunuhan sadis itu berawal saat Tatang melihat pemakaman yang ada di belakang rumahnya sekira pukul 17.00 WIB.
Tiba-tiba Khairuddin Siregar muncul saat Tatang Suhendar berkeliling dekat makam.
Baca juga: Jasad Pria Asal Slipi Jakarta Tergeletak di Kamar Hotel di Bali, Ciri-ciri Korban & Temuan Obat Ini
Pelaku yang membawa sebilah parang tiba-tiba menyerang serta membacok korban hingga roboh.
"Ayah saya mengalami luka gorok di bagian leher, dan luka bacok di perut," kata anak Tatang Suhendar, Muhammad Rizal.
Tatang Suhendar yang tak berdaya setelah dibacok lalu dibuang oleh Khairuddin Siregar ke dalam sumur.

Rizal mengatakan pelaku kerap diajak untuk membantu Tatang Suhendar,
"Kalau selisih paham saya rasa tidak ada. Dia juga sempat bantuin bapak dulu korek kubur," kata Rizal, Selasa (20/7/2021).
Pria yang juga menjabat Kepling di Lingkungan XI ini menyebutkan bahwa pelaku diduga ada gangguan jiwa.
Namun juga selama ini warga bisa berkomunikasi dengan pelaku.
Baca juga: Aksi Tersangka Pembunuhan Remaja Perempuan di Tangerang, Korban Ditelantarkan di Tengah Ilalang
"Diduga ada gangguan jiwa, tapi selama disini dia bisa saja normal, kalau diajak bicara dia mau. Dia juga pegang uang," ujarnya.
Sampai hari ini, kata Rizal, keluarga tak mengetahui apa yang menjadi motif dari pelaku hingga tiba-tiba membunuh ayahnya.

"Saya juga tidak tahu motif pembunuhan dia itu apa. Belum ada dari keterangan dari polisi," tuturnya..