Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Hindari Kerumunan di ATM, Penerima BST Diminta Manfaatkan Aplikasi JakOne Mobile

Masyarakat penerima bantuan sosial tunai (BST) diminta melakukan transaksi nontunai melalui JakOne Mobile guna menghindari kerumunan di ATM.

Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Gedung Mitra Praja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, didatangi warga yang ingin mencairkan bantuan sosial tunai (BST), Senin (19/7/2021) sore. Masyarakat diminta melakukan transaksi nontunai melalui JakOne Mobile guna menghindari kerumunan di ATM. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Masyarakat penerima bantuan sosial tunai (BST) diminta melakukan transaksi nontunai melalui JakOne Mobile guna menghindari kerumunan di ATM.

Pasalnya, kerumunan saat penarikan uang tunai di ATM bisa memicu terjadinya penularan Covid-19.

"Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini, kami sangat menganjurkan kepada penerima BST agar dapat memanfaatkan layanan non tunai yang telah kami sediakan melalui JakOne Mobile," ucap Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini, Selasa (20/7/2021).

"Jadi, enggak perlu ke ATM dan berkerumun yang dapat memicu penyebaran Covid-19," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Penerima BST Tidak di Rumah Saat Petugas Pos Datang, Begini Cara Mengambilnya

Melalui aplikasi JakOne Mobile, penerima manfaat bisa melakukan berbagai transaksi pembayaran dengan QR Code di lebih dari ribuan merchant yang telah bekerja sama.

"Silakan gunakan JakOne Mobile untuk mempermudah berbagai keperluan transaksi perbankan, mulai dari transfer antar rekening dan pembayaran tagihan," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Sebagai informasi, Bank DKI bersama Pemprov DKI telah menyalurkan BST kepada 1 juta keluarga penerima manfaat pada Senin (19/7/2021) kemarin.

Baca juga: BST dari Kemensos Mulai Dicairkan, Total Ada 163.021 Keluarga di Kota Tangerang yang Akan Menerima

Adapun setiap penerima BST mendapatkan uang sebesar Rp600 ribu dari hasil rapelan penyaluran tahap 5 dan 6 yang tertunda pada bulan Mei hingga Juni 2021.

"Pemprov DKI menyiapkan anggaran Rp604 miliar untuk bantuan sosial tunai atau BST kepada 1 juta Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat selama PPKM darurat," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved