Breaking News:

Rekayasa Arus Lalu Lintas Dilakukan Mulai 22 Juli Imbas Pembangunan Stasiun MRT Monas dan Thamrin

PT MRT Jakarta dibantu Dinas Perhubungan DKI akan melakukan rekayasa arus lalu lintas mulai Kamis (22/7/2021) hingga Jumat (20/8/2021)

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana proses pembangunan proyek MRT Fase 2 CP-201 mencapai 16,5 persen, di Stasiun MRT Monas, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT MRT Jakarta dibantu Dinas Perhubungan DKI akan melakukan rekayasa arus lalu lintas mulai Kamis (22/7/2021) hingga Jumat (20/8/2021).

Rekayasa arus lalu lintas ini merupakan imbas dari pembangunan Stasiun Monas dan Thamrin, Jakarta Pusat.

"Pembangunan Stasiun Monas dan Stasiun Thamrin merupakan bagian dari cakupan pekerjaan kontruksi MRT Jakarta Fase 2A Paket Kontrak 201 (CP201) Bundaran HI – Harmoni, hingga saat ini masih terus berlangsung," jelas Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, kepada Wartawan, Selasa (20/7/2021).

Inilah rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan mulai 22 Juli hingga 20 Agustus 2021;

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Penumpang MRT Jakarta Wajib Membawa STRP 

1. Jalan MH Thamrin sisi barat (arah Kota) setelah Proyek Gedung Indonesia One hingga depan Gedung Bawaslu, konfigurasi lajur kendaraan tetap terdiri dari 4 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur Transjakarta (4+1).

2. Jalan MH Thamrin sisi timur (arah Blok M) mulai dari depan Kedutaan Perancis hingga depan Sinarmas Land dibagi menjadi 2, yaitu sisi timur median tengah dan sisi barat median tengah.

Baca juga: 3 Stasiun MRT Jakarta Ditutup Sementara Selama PPKM Darurat

3. Dengan konfigurasi sisi timur median tengah menjadi 3 lajur kendaraan reguler, dan sisi barat median tengah menjadi 1 lajur Transjakarta (3+1).

Baca juga: Inilah Syarat Vaksinasi Covid-19 Gratis di Stasiun MRT ASEAN, Berlangsung Hingga Besok

4. Pada Jalan MH Thamrin sisi barat depan Gedung Jaya (arah Kota) dan Jalan MH Thamrin sisi timur depan Menara Cakrawala (arah Blok M), kembali ke kondisi semula menjadi 5 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur khusus Transjakarta (5+1).

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved