Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kabar Gembira, Tingkat Keterisian Rumah Sakit dan Fasilitas Isoman Covid-19 di Tangerang Menurun

Bed Occupancy Rate pasien Covid-19 di Kota Tangerang berkurang selama PPKM darurat

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di Kota Tangerang berkurang selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di Kota Tangerang berkurang selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Begitu juga yang terjadi pada Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) di Kota Tangerang yang mengalami penurunan jumlah pasien Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengungkapkan, diakhir Juni 2021 keterisian tempat tidur Covid-19 mencapai 93 persen.

"Data per 20 Juli, tingkat keterisian tempat tidur Covid-19 dari 32 RS turun menjadi 85,83 persen," jelas Liza kepada wartawan, Rabu (21/7/2021).

"Sedangkan kapasitasnya dari 1.834 tempat tidur dan 170 ICU, terisi 1.567 tempat tidur dan 153 ICU," sambung dia.

Baca juga: Sejak Pandemi Covid-19, Jumlah Hewan Kurban di Kota Tangerang Terus Menurun

Padahal, awalnya keterisian tempat tidur RIT diakhir Juni mencapai 100 persen hingga pasien harus melakukan waiting list.

Sedangkan data terkini, kata Liza, tingkat keterisian tempat tidur RIT hanya 48,97 persen.

Lebih rinci, tujuh RIT yang dioperasionalkan dengan kapasitas 434 tempat tidur, hanya terisi 179 tempat tidur atau kosong 255 tempat tidur.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tembus 5 Ribu Lebih, Kecamatan Karawaci Penyumbang Terbanyak

"Penurunan ini selain kasus yang mulai menunjukkan penurunan secara perlahan, juga dikarenakan banyak pasien OTG yang memilih untuk isolasi mandiri di rumah saja," papar Liza.

Ia pun mengimbau, kabar baik ini harus disertai dengan peningkatan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Diharapkan, keterisian tempat tidur baik di RS maupun RIT bisa terus menurun, hingga 20 persen seperti belum lebaran.

Baca juga: Sejak Pandemi Covid-19, Jumlah Hewan Kurban di Kota Tangerang Terus Menurun

"Jangan sampai lengah, karena penanganan ini butuh komitmen kuat semua elemen tanpa terkecuali. Sehingga, kondisi covid-19 di Kota Tangerang bisa dikendalikan dengan kondisi aman," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved