Breaking News:

Penerima Daging Kurban di Masjid Jami Al-Akhyar Pasar Rebo Melonjak 40 Persen

Jumlah mustahik atau warga penerima daging hewan kurban di Masjid Jami Al-Akhyar Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Iduladha 1442 H melonjak

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Bima Putra
Proses pemotongan daging hewan kurban di Masjid Jami Al-Akhyar, Kelurahan Gedong sebelum didistribusikan ke warga di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Jumlah mustahik atau warga penerima daging hewan kurban di Masjid Jami Al-Akhyar, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Iduladha 1442 Hijriah melonjak.

Meski secara jumlah kambing yang dipotong menurun bila dibanding Iduladha 1441 Hijriah tahun 2020 lalu, dari sebelumnya sebanyak 14 ekor kambing kini menjadi 8 ekor kambing.

Sekretaris Masjid Jami Al-Akhyar, Rofi Udin (47) mengatakan bila dibanding pada Iduladha 1441 Hijriah jumlah warga penerima daging hewan kurban pada Iduladha 1442 Hijriah meningkat.

"Untuk para mustahik penerima daging kurban semuanya ada sekitar 1.000 lebih. Untuk penerimanya ada peningkatan signifikan, peningkatan sekira 40 persen," kata Rofi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (21/7/2021).

Pada Iduladha 1442 Hijriah ini panitia pemotongan hewan kurban Masjid Jami Al-Akhyar menyembelih sebanyak 7 ekor sapi dan 8 ekor kambing, jumlah sapi ini tetap dibanding Iduladha 1441 Hijriah.

Hewan kurban yang dipotong merupakan titipan dari para jemaah Masjid Al-Akhyar yang berlokasi di Jalan Taiman Ujung RT 09/RW 10, Kelurahan Gedong untuk didistribusikan ke para mustahik.

"Jumlah mustahik meningkat karena dari (pengurus masing-masing RT) memberikan data lebih banyak dari tahun kemarin. Untuk mustahik di sini terdiri dari dua Kelurahan di dua Kecamatan," ujarnya.

Rofi menuturkan penerima daging hewan kurban terdiri dari warga dua Kecamatan karena Masjid Jami Al-Akhyar berada di tengah permukiman warga Kecamatan Pasar Rebo dan Kecamatan Kramat Jati.

Baca juga: KSP: Seluruh Masyarakat Harus Ikut Andil Dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Baca juga: Mengandung Cacing Hati, Puluhan Kilogram Jeroan Hewan Kurban di Jakarta Pusat Dimusnahkan

Baca juga: Sejarah Persija Hari Ini, Ryuji Utomo Cetak Gol Kemenangan di Final Pertama Piala Indonesia 2019

Yakni permukiman warga Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo lokasi Masjid Jami Al-Akhyar dan permukiman Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati yang dipisahkan Jalan Taiman Ujung.

"Mustahik terdiri dari warga di RW 10 Kelurahan Gedong, mencakup dari RT 07 sampai RT 11. Untuk di Kelurahan Tengah terdiri dari dua RW, RT 03/RW 04, sama RT 06/RW 04 dan RT 08/RW 07," tuturnya.

Rofi menuturkan dalam distribusi daging hewan kurban Iduladha 1442 Hijriah panitia pemotongan hewan kurban Masjid Jami Al-Akhyar mengantar langsung paket daging ke rumah-rumah warga

Pihaknya memastikan daging kurban yang diberikan layak konsumsi karena sudah diperiksa dokter hewan dari Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur.

"Agar warga tidak berkerumun saat mengambil daging jadi dari panitia pemotongan hewan kurban yang langsung mengantar ke rumah-rumah warga. Karena situasinya kan lagi pandemi Covid-19," lanjut Rofi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved