Menanti Hasil Penyidikan Kasus Kebakaran Kantor BPOM, Polisi: 6 Saksi Sudah Diperiksa

Polisi masih menanti hasil penyidikan Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri menyoal kasus kebakaran kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan

Tayang:
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Api melalap bangunan kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Jalan Percetakan Negara Raya Nomor 29, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, pukul 21.35 WIB, Minggu (18/7/2021) - Polisi masih menanti hasil penyidikan Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri menyoal kasus kebakaran kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat 

TRIBUNJAKARTA.COM, JOHAR BARU - Polisi masih menanti hasil penyidikan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri menyoal kasus kebakaran kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Wisnu Wardana, mengatakan enam saksi telah diperiksa. 

TONTON JUGA

"Enam saksi sudah diperiksa. Mereka terdiri dari pegawai kontraktor dan pegawai BPOM," kata Wisnu, sapaannya, saat dikonfirmasi, Jumat (23/7/2021).

"Kami masih menunggu hasil penyidikan dari Puslabfor dulu. Masih dikembangkan," lanjut dia.

Pengembangan kasus ini, kata Wisnu, guna mengetahui terdapat unsur pidana atau tidak.

Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana ditemui di Mapolsek Ciledug soal penusukan sadis di Sudimara Selatan, Kamis (26/11/2020).
Kompol Wisnu Wardana ditemui di Mapolsek Ciledug soal penusukan sadis di Sudimara Selatan, Kamis (26/11/2020). (TribunJakarta/Ega Alfreda)

"Ya, kemungkinan ada unsur pidana bisa diketahui setelah hasil penyidikan. Proses masih berjalan," jelas dia.

Sebelumnya, api membakar kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara Raya Nomor 29, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, pukul 21.35 WIB, Minggu (18/7/2021).

Baca juga: Simak, Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksin Keliling di DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 23 Juli 2021

Baca juga: Selama PPKM Darurat, 10 Tempat Makan & 2 Perkantoran di Jaktim Ditutup karena Melanggar Aturan

Perwira Piket Pemadam Kebakaran, Saiful Kahfi, mengatakan penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik

"Dugaan penyebab sementara karena korsleting listrik," kata Saiful, saat dikonfirmasi, Senin (19/7/2021).

Dia menjelaskan, sempat ada perbaikan pada panel listrik di sisi kantor pemerintahan tersebut.

TONTON JUGA

Ketika petugas setempat menaikan daya listrik, timbul ledakan. 

"Petugas keamanan BPOM sempat melakukan pemadaman, tapi karena asap yang ditimbulkan sangat pekat, petugas kewalahan melakukan pemadaman sehingga menghubungi kami," jelas dia.

Baca juga: Selama PPKM Darurat, 10 Tempat Makan & 2 Perkantoran di Jaktim Ditutup karena Melanggar Aturan

Guna memadamkan api, petugas pemadam kebakaran Jakarta Pusat mengerahkan lebih dari 70 personel.

Api telah dipadamkan kurang dari dua jam.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved