Antisipasi Virus Corona di DKI
Polisi Bubarkan Demo Tolak PPKM di Pasar Rebo, Mahasiswa Ancam Bakal Lakukan Aksi Susulan
Mahasiswa Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI, Jakarta Timur mengancam menggelar demo susulan bila pemerintah melanjutkan PPKM Level 4 setelah 25.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Mahasiswa Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI, Jakarta Timur mengancam menggelar aksi demo susulan bila pemerintah melanjutkan PPKM Level 4 setelah 25 Juli 2021.
Pernyataan ini disampaikan usai aksi demo yang mereka lakukan di kolong Flyover Pasar Rebo, Kecamatan Ciracas pada Jumat (23/7/2021) dibubarkan jajaran Polrestro Jakarta Timur.
"Perjuangan kita tidak berakhir di sini kawan-kawan. Kita akan datang dengan massa yang lebih besar lagi," kata seorang mahasiswa melalui pengeras suara di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021).
Aksi demo di kolong Flyover Pasar Rebo yang dimulai sekira pukul 13.43 WIB berakhir sekira pukul 14.20 WIB setelah massa berdialog dengan jajaran Polrestro Jakarta Timur di lokasi.
Baca juga: Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak PPKM Level 4 di Flyover Pasar Rebo
Baca juga: Seruan Aksi Jokowi End Game di Istana Besok, Polisi: RS dan Kuburan Sudah Penuh
Polrestro Jakarta Timur yang diwakili Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono dan Kapolsek Pasar Rebo Kompol M. Marbun meminta mahasiswa membubarkan diri karena dianggap berkerumun.
Dari dialog Jupriono, Marbun dengan perwakilan peserta, para mahasiswa sepakat membubarkan diri meski mereka menyatakan bakal melakukan aksi serupa bila PPKM Level 4 diperpanjang.
"Bila perlu kita ajak Ormas (organisasi masyarakat) untuk turun ke jalan bersama. Hidup rakyat, hidup rakyat!" pekik mahasiswa saat membubarkan diri dari kolong Flyover Pasar Rebo.
Mahasiswa menilai upaya pemerintah mencegah penularan Covid-19 meluas lewat PPKM Darurat dan PPKM Level 4 tak efektif karena jumlah kasus dan tingkat kematian tidak turun.
Mereka beranggapan pembatasan mobilitas masyarakat justru memperburuk ekonomi warga, khususnya pekerja sektor informal yang sudah terpuruk sejak pandemi Covid-19 di tahun 2020.
"Jangan bikin rakyat marah," dan "Tolak PPKM," merupakan dua kalimat pada spanduk yang mereka bawa saat melakukan unjuk rasa di kolong Flyover Pasar Rebo.

Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono menuturkan pihaknya membubarkan demo karena kerumunan mahasiswa berisiko memicu penularan Covid-19 meluas lewat droplet dan kontak jarak dekat.
Pun sempat terjadi adu mulut hingga aksi saling dorong antara personel dengan mahasiswa di lokasi, Kompol Jupriono menuturkan pihaknya tidak mengamankan satu pun mahasiswa Unindra peserta aksi.
"Tidak ada yang diamankan karena adik-adik dari mahasiswa kooperatif menuruti apa yang kita sampaikan. Adik-adik dari Unindra sudah kita imbau untuk kembali ke rumah masing-masing," kata Kompol Jupriono. (*)