Kecelakaan Maut, Kronologi Atlet Anggar Pelatda PON 2021 Meninggal Setelah Motornya Tabrak Angkot

Kecelakaan maut menewaskan atlet anggar Pelatda PON 2021 Papua, Evalino Sameaputty (24). Sepeda motornya menabrak angkot. Ini kronologinya.

kompas.com/jitetkoestana
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor. Kecelakaan maut menewaskan atlet anggar Pelatda PON XX/2021-Papua, Evalino Sameaputty (24) di depan pertigaan jalan lantamal Kota Ambon, Maluku Minggu (25/7/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan maut menewaskan atlet anggar Pelatda PON 2021 Papua, Evalino Sameaputty (24) di depan pertigaan jalan lantamal Kota Ambon, Maluku Minggu (25/7/2021).

Evalino meninggal dunia seketika setelah motornya yang dalam kecepatan tinggi kehilangan keseimbangan menabrak bagian depan mobil angkutan Jurusan Suli.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang pun mengungkapkan kronologi kecelakaan maut atlet anggar tersebut.

Kronologi

Atlet Pelatda PON XX/2021-Papua, Evalino Sameaputty meninggal dunia akibat lakalantas di depan pertigaan jalan lantamal Kota Ambon, Maluku Minggu (25/7/2021) Pagi.
Atlet Pelatda PON XX/2021-Papua, Evalino Sameaputty meninggal dunia akibat lakalantas di depan pertigaan jalan lantamal Kota Ambon, Maluku Minggu (25/7/2021) Pagi. (Polresta Ambon)

Awalnya, Yordan Mailoa (33) mengendarai angkot jurusan Suli berplat nomor Polisi DE 1663 LU dari arah Lantamal IX akan menuju Terminal Mardika.

Saat itu, Yordan membawa lima orang penumpang, sesampainya di pertigaan masuk Lantamal IX sekitar pukul 09.40 WIT dirinya hendak menyeberang ke sisi sebelah jalan.

Baca juga: Diwarnai Insiden Kecelakaan, Pembalap Mercedes Lewis Hamilton Finis Pertama di Sirkuit Silverstone

Namun tiba- tiba muncul Evalino Sameaputty dengan membawa Yamaha Jupiter MX warna merah no pol DE 2215 LD, dari arah depan dengan kecepatan yang tinggi sehingga tabrakan tak tehindarkan.

"Kecelakaan ini terjadi karena motor yang dikendarai Evalino kehilangan keseimbangan akibat laju motornya yang cukup kencang sehinggga pemuda itu menabrak depan mobil angkut dan seketika meninggal dunia,"ujar Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang.

Evalino lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku.

Baca juga: Pemberat di Karung Tak Berhasil Tenggelamkan Jasad, Aksi Jahat Anak Buah Habisi Nyawa Bos Terbongkar

"Untuk barang buktinya berupa mobil dan motor sudah kita amankan di Mapolresta Pulau Ambon," tuturnya,

Diketahui,Evalino Sameaputty pria berusia 24 tahun ini sedang menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Maluku guna menjalani Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua

KONI Maluku Berduka

AMBON: Arus lalulintas di pertigaan kawasan Lantamal IX Ambon, Minggu (25/7/2021).
AMBON: Arus lalulintas di pertigaan kawasan Lantamal IX Ambon, Minggu (25/7/2021). (TribunAmbon.com/Alfin)

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Atlet Pelatda PON XX/2021-Papua, Evalino Sameaputty (24).

Bagian Humas KONI Maluku, Izaac Tulalessy mengatakan, kepergian almarhum yang mendadak menyisakan duka mendalam bagi seluruh Atlet maupun Pelatih Pelatda PON XX/2021 dan masyarakat Maluku.

"KONI Provinsi Maluku maupun seluruh atlet/pelatih Pelatda PON XX/2021 sangat berduka atas meninggalnya Evannelo Sameaputty," ucap Tulalessy saat dihubungi TribunAmbon.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Kecelakaan Maut di Kelapa Gading, Seorang Pemotor Tewas Terlindas Truk, Satu Lainnya Luka-luka

Menurutnya, almarhum selama setahun lebih menjalani Pelatda dan menunjukan prestasi yang baik.

"Tersisa dua bulan lagi, kontingen Maluku akan tampil di PON, tapi Tuhan berkehendak lain. Kami sangat kehilangan almarhun," ujar dia.

Perhelatan nasional yang akan digelar di Papua 2 Oktober hingga 15 Oktober 2021 itu menerjunkan sebanyak 46 atlet yang akan tampil pada 14 Cabang Olahraga (Cabor).

Baca juga: 8 Meninggal Dalam Kecelakaan Maut Libatkan Bus PO Sudiro Tungga Jaya dan Truk Boks di Pemalang

Para atlet telah menjalani pelatihan sejak 2020 lalu hingga kini telah memasuki persiapan khusus.

Atlet Evalino Sameaputty disiapkan untuk berlomba pada Cabor Anggar.
Namun, nasib berkata lain.

"Selamat jalan atlet anggar terbaik. Selamat bertanding di keabadian," pungkas Tulalessy.

Belum Pikirkan Pengganti

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku mengaku masih sangat merasakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Atlet Pelatda PON XX/2021-Papua, Evalino Sameaputty (24).

Sehingga, belum terpikirkan untuk mencari atlet yang lain pengganti Evalino Sameaputty

Baca juga: Tragedi Pemandu Lagu Tewas Kecelakaan, Mobil Korban Hancur Usai Nyelonong Keluar Jalur Tabrak Truk

"Kami masih sangat merasakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Evalino Sameaputty. Jadi untuk mencari atlet penggantinya itu belum terpikirkan sama sekali," kata Humas KONI Maluku, Izaac Tulalessy saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Senin (26/7/2021) pagi.

Tulalessy mengatakan, pihaknya belum memutuskan mencari pengganti almahum untuk mengisi posisi atlet cabor Anggar karena masih dalam suasana duka.

"Entah penggantinya atau pengaruhnya terhadap peraihan medali di ajang pertandingan nanti belum kami atur karena kami masih berduka," jelasnya.

Peristiwa Lain

Kecelakaan Maut Tewaskan Gadis 16 Tahun Asal Bandung

Ilustrasi kecelakaan sepeda motor
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor (Warta Kota)

Seorang gadis pengendara sepeda motor tewas dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di depan PT Kahatex, Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (26/7/2021).

Korban meninggal di RSUD Cicalengka setelah terlindas ban truk tronton seusai jatuh tertabrak mobil angkutan kota.

Peristiwa nahas itu menimpa NM (16), warga Kampung Galumpit RT03/17, Desa Cileuyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

"Kejadiannya pukul 10.45 WIB," kata Kapolsek Jatinangor Kompol Aan Supriatna ditemui TribunJabar.id di Mapolsek Jatinangor.

Baca juga: 1 Tewas, Kecelakaan Mobil Bak Bawa Rombongan Wisatawan Salah Oper Gigi hingga Masuk Jurang 5 Meter

Kapolsek menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi saat korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Fino bernomor polisi D 6985 VBN melaju dari arah Bandung menuju Garut.

Kemudian, kata Aan, berdasarkan keterangan saksi, korban menyalip angkot yang berada di depannya.

Motor yang dikendarai korban bersenggolan dengan bagian belakang sebelah kanan angkot, sehingga korban terjatuh ke sebelah kanan.

"Korban telindas oleh tronton yang melaju arah bersamaan. Akibat kejadian tersebut, korban dilarikan ke RSUD Cicalengka, namun setibanya di RS, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," ucap Kapolsek.

Polisi belum bisa menemukan siapa pengemudi angkot dan sopir tronton tersebut.

"Pengendara mobil angkot dan truk tronton yang terlibat dalam kecelakaan tersebut tidak diketahui identitasnya, lantaran saat kejadian keduanya melarikan diri," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kecelakaan Maut Tewaskan Gadis 16 Tahun Asal Bandung, Berawal dari Mencoba Salip Angkot, dan di TribunAmbon.com dengan judul Masih Berduka, KONI Maluku Belum Bahas Pengganti Atlet Anggar Evalino Sameaputty .

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved