Antisipasi Virus Corona di DKI
Wagub DKI Klaim Stok Obat dan Oksigen di Jakarta Aman
Ariza juga mengingatkan pihak-pihak tertentu untuk tidak mengambil keuntungan yang dapat merugikan masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim stok obat-obatan dan oksigen masih aman.
"Alhamdulillah obat-obatan, oksigen aman tidak ada kendala yang berarti," kata Ariza saat ditemui di Universitas Nasional (UNAS), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (26/7/2021).
Ariza juga mengingatkan pihak-pihak tertentu untuk tidak mengambil keuntungan yang dapat merugikan masyarakat di masa pandemi Covid-19.
"Tidak pantas siapa pun yang mengambil keuntungan urusan obat, oksigen, peti mati sekali pun saat pandemi," ujar dia.
Lebih lanjut, ia mengajak semua pihak berkolaborasi memberikan bantuan pertolongan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19.
"Tentu kami mengajak semua pihak untuk berkolaborasi, pihak swasta, masyarakat, siapa pun. Mari saatnya kita membantu, menolong sesama kita dan saatnya berkorban," tutur Ariza.
Sebelumnya, Riza Patria mengungkapkan vaksinasi Covid-19 di ibukota telah mencapai 80 persen.
Artinya, menurut Ariza, sudah lebih dari 7 juta warga yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama.
"Diketahui kita sudah melakukan vaksin di DKI Jakarta sudah 80 persen. Dosis satu sudah 7.050.648," kata Ariza di lokasi.
Baca juga: Pesanan Peti Jenazah Covid-19 di Jakarta Timur Menurun dalam Dua Pekan Terakhir
Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang Jokowi, Anggota DPRD DKI Minta Warga Kurangi Mobilitas
Baca juga: Pemkot Tangerang Uji Coba Mekanisme Baru Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Untuk Remaja
Hanya saja, tidak semua dari 7.050.648 orang yang telah divaksin itu merupakan warga Jakarta. Sebab, 40 persennya adalah warga luar Jakarta.
"Perlu saya sampaikan kita tidak membatasi hanya KTP DKI. Perlu diketahui 40 persen yang mengikuti vaksin di DKI itu dari luar daerah," kata Ariza.
"Jadi, selain warga Jakarta, kita juga memberikan pelayanan vaksin bagi warga non Jakarta yang kebetulan ada di di Jakarta, dekat Jakarta, dan datang ke Jakarta," imbuhnya.
Sementara itu, lanjut Ariza, warga yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua di DKI Jakarta mencapai 2.221.896 atau 25,2 persen.
"Total dosis satu dan dua sudah 9.173.836 dosis. Jadi sudah banyak sebetulnya yang dilakukan di Jakarta, sebagaimana yang diminta Pak Jokowi meminta agar di akhir Agustus kita sudah mencapai 7,5 juta," ungkapnya.
Ia menyebut vaksinasi Covid-19 di Jakarta sudah mencapai 130-150 ribu dosis per hari, atau melebihi target 100 ribu dosis per hari.
Politisi Partai Gerindra itu optomistis jmlah tersebut akan terus meningkat hingga mencapai 200 ribu dosis per hari.
"Kita upayakan terbaik," ujar Ariza.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/wakil-gubernur-dki-jakarta-ahmad-riza-patria-meninjau-sentra-vaksinasi.jpg)