Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Kabar Baik, RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Layani Pasien Non-Covid-19

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, mulai hari ini rumah sakit milik pemerintah tersebut mulai melayani kembali pasien non-Covid-19.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
@rsudbekasikab
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, mulai hari ini rumah sakit milik pemerintah tersebut mulai melayani kembali pasien non-Covid-19. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kabar baik datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, mulai hari ini rumah sakit milik pemerintah tersebut mulai melayani kembali pasien non-Covid-19.

Berdasarkan informasi dari akun instagram @rsudbekasikab, layanan instansi gawat darurat (IGD) telah menerima pasien non-Covid-19 setelah sebelumnya sempat ditutup sementara.

"Hallo warga, Alhamdulillah IGD RSUD Kabupaten Bekasi kembali menerima pasien non Covid-19. Salam sehat semuanya," tulis unggahan akun @rsudbekasikab.

Sebelumnya diberitakan, Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Kabupaten Bekasi sejak Selasa (29/6/2021) lalu, menyetop pelayanan pasien Non-covid-19.

Hal tersebut dilakukan menyusul lonjakan kasus Covid-19, penyetopan layanan sementara untuk pasien non-Covid-19 membuat pihak rumah sakit memperluas kapasitas ruang rawat inap isolasi.

Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia.
Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia. (GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

Tujuannya, agar dapat melayani pasien Covid-19 yang datang akibat lonjakan kasus dengan daya tampung RSUD Kabupaten Bekasi sebanyak 240 tempat tidur.

Berdasarkan data situs pikokabsi.bekasikab.go.id, jumlah kumulatif Covid-19 Kabupaten Bekasi hingga Rabu (28/7/2021) sebanyak 41.990 kasus.

Baca juga: Bansos Dipotong Rp50 Ribu di Depok, Pengurus Beralasan untuk Perbaikan Ambulans & Kain Kafan Gratis

Dari jumlah kumulatif tersebut, sebanyak 39.706 kasus dinyatakan sembuh, 450 kasus meninggal dunia, 366 dirawat di rumah sakit serta 1.468 isolasi mandiri (OTG).

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved