Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Total Denda Pelanggar PPKM di Kota Bekasi Capai Rp142 Juta Lebih

Total denda pelanggar PPKM Darurat dan Level 4 di wilayahnya mencapai Rp142.625.000.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah mengatakan, total denda pelanggar PPKM Darurat dan Level 4 di wilayahnya mencapai Rp142.625.000. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Kepala Satpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah mengatakan, total denda pelanggar PPKM Darurat dan Level 4 di wilayahnya mencapai Rp142.625.000.

Jumlah itu kata dia, dihitung dari keseluruhan pelaksanaan sidang operasi yustisi yang sudah dilaksanakan sebanyak sembilan kali sejak 8 hingga 29 Juli 2021.

"Dari 8 Juli sampai 26 Juli 2021 sebanyak Rp53,6 Juta ditambah dengan hari ini (29/7), jadi total Rp142.625.000," kata Abi di Kantor Kecamatan Bekasi Utara.

Abi menjelaskan, pelanggar yang dikenakan sanksi denda berasal dari perorangan dan perusahaan.

Mereka kata dia, terbukti melanggar ketentuan PPKM Darurat periode 3 - 20 Juli 2021 lalu PPKM Level periode 21 - 2 Agustus 2021 mendatang.

Baca juga: Seleb TikTok Juy Putri Gugup saat Ikuti Sidang Pelanggaran PPKM Level 4 Bekasi, Didenda Rp 12 Juta

"Pemkot Bekasi dalam melakukan penindakan tidak pernah bermaksud untuk mencari uang, tidak. Ini biar jadi contoh dan warning untuk yang lainnya," ucapnya Abi.

"Tujuannya semata-mata agar bagaimana Covid-19 bisa kami tekan. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan," tegasnya.

Selain sanksi denda, operasi yustisi juga memberikan hukuman berupa sanksi sosial seperti menyapu jalan atau fasilitas publik lainnya.

Baca juga: Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Ke-2 Kota Bekasi Baru 7,81 Persen

Dasar pemberian sanksi berpedoman Peraturan daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perda Jabar Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Sampai dengan hari ini, pihaknya tidak melakukan penindakan di luar sanksi denda atau sanksi kerja sosial.

Baca juga: Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Ke-2 Kota Bekasi Baru 7,81 Persen

"Tidak ada yang dikenakan sanksi segel, kecuali kalau misalnya nanti dalam kurun waktu tertentu melanggar lagi," ucapnya.

"Contonya Jumat, Sabtu, Minggu kedapatan melanggar, kami lakukan penyegelan dulu dan kami lakukan pemberian surat pelaksanaan sidang pada hari Senin," jelas Abi

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved