Persija Jakarta
Bambang Pamungkas Mengira Tak Akan Cocok dengan Presiden Persija: Masing-masing Punya Ideologis
Bersama Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, Bambang Pamungkas menjadi dua ornag yang cukup berperan penting bagi perkembangan tim.
Awalnya agak kaku, bakal sama enggak ya.
Pengalaman gue di bola, dia (kebanyakan orang) interest urus bola tapi tidak terlalu care dengan psikologis bolanya," beber Bepe.
Namun ternyata semua kecemasan Bepe itu terbantahkan.
Seiring keduanya sering berkomunikasi bahwa rupanya menemukan kecocokan diantara keduanya.
"Dia (Prapanca) punya keinginan yang kuat buat Persija dalam segala hal, tidak hanya dlm sisi manajerial tapi juga di lapangan dan itu yang gue coba eksekusi," jelas Bepe mengenai sosok Prapanca.
Setahun duet Prapanca dan Bepe di manajerial, Persija Jakarta sudah berhasil menggapai runner up ajang Jatim Cup 2020 dan juara Piala Menpora 2021.
Baca juga: Masa Depan Persija Jakarta Ada di Tangan Pemain Muda, Tony Sucipto: Jangan Minder dan Kerja Keras
Karir Sepak Bola Bepe
Bepe memulai karier sepak bolanya dengan membela Persija pada tahun 1999-2000 dan dipinjamkan ke EHC Norad pada tahun 2000.
Karier Bepe di Persija berlanjut sejak tahun 2000 sampai tahun 2004.
Usai itu, dia menyeberang ke negeri tetangga untuk membela Selangor FA pada 2005 sampai 2007.
Bepe kembali ke Persija pada 2007 sampai 2012 dan membela Pelita Bandung Raya pada musim 2013 sampai 2014.

Setelah melanglang ke berbagai klub, Bepe kembali ke pelukan Persija pada tahun 2015 sampai 2019.
Persija menjadi tim terakhir yang dibela Bepe sebelum memutuskan untuk gantung sepatu.
Selain berpengalaman membela sejumlah klub, Bepe juga menjadi pemain andalan di Timnas Indonesia.
Dia membela tim Merah Putih sejak tahun 1999 sampai 2012.