Breaking News:

Dipanggil Kejari Kota Tangerang Soal Pungli Bansos, Kadinsos Tak Hadir Beri Keterangan karena Ini

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang bakal memeriksa ratusan ribu warganya soal pungutan liar (pungli) dana bantuan sosial (bansos).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini blusukan ke perkampungan di Kota Tangerang untuk mengecek penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Rabu (28/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang bakal memeriksa ratusan ribu warganya soal pungutan liar (pungli) dana bantuan sosial (bansos).

Hal tersebut buntut dari penemuan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini tentang pemotongan dana bansos yang dialami warga Karang Tengah, Kota Tangerang pada Rabu (28/7/2021).

TONTON JUGA

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang Bayu Probo Sutopo mengatakan, ratusan ribu warganya yang diperiksa itu yang telah menerima bansos sejak 2017.

"Nanti se-Kota Tangerang kami periksa terkait bansos. Dari yang bentuknya berupa uang maupun sembako dari tahun 2017 sampai sekarang," jelas Bayu saat dihubungi, Senin (2/8/2021).

Tidak hanya warga, Bayu menjelaskan kalau pihaknya juga telah memanggil Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Suli Rosadi.

Ilustrasi rupiah
Ilustrasi rupiah (Kompas.com/Nurwahidah)

"Betuk kita juga sudah memanggil pak kadinsos Kota Tangerang tujuannya untuk meminta keterangan. Tapi sampai saat ini belum hadir karena alasannya sakit," ucap Bayu.

Bayu juga mengaku, pihaknya saat ini masih mencari data dari satu wilayah untuk dikembangkan ke wilayah lainnya.

Baca juga: Perjuangan Greys/Apriyani Bawa Medali Emas Olimpiade Segera Dimulai, Beri Dukungan & Jangan Terlewat

"Kita masih dicari dulu data datanya, dari satu wilayah itu kita kembangin. Karena ini, masih koordinasi dengan kantor pos. Lagi meriksa ini," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved