Hari Pernikahan yang Harusnya Bahagia Berubah Duka, Mempelai Wanita Wafat Saat Sedang Percantik Diri

Hari pernikahan yang seharusnya menjadi hari paling bahagia harus berubah menjadi begitu duka cita.

Editor: Elga H Putra
TribunnewsBogor.com
Ilustrasi Menikah. Hari pernikahan yang seharusnya menjadi hari paling bahagia harus berubah menjadi begitu duka cita. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Hari pernikahan yang seharusnya menjadi hari paling bahagia harus berubah menjadi begitu duka cita.

Nasib pilu itu dialami pasangan pengantin di di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, NTT, pada Sabtu (31/7/2021).

M. Cholil sama sekali tak mengira bahtera rumah tangganya yang baru dimulainya berakhir pilu.

Pasalnya, sang mempelai wanita, Sita (31) meninggal dunia saat sedang dirias.

Sita diduga terkena serangan jantung yang membuatnya menghembsukan nafas terakhir di hari pernikahannya.

Baca juga: Ajakan Nikah Ditolak Wawan Bertindak, Pria 39 Tahun Ini Hancurkan Dinding Demi Culik Pujaan Hati

Pesta pernikahan berubah menjadi duka ini viral di media sosial.

Sita meninggal dunia dan pergi untuk selamanya sebelum mencium tangan Cholid, pria yang akan menikahinya.

Pada hari Sabtu itu, pasangan pengantin ini memang menggelar acara pernikahan yang cukuo padat.

Mereka menggelar pernikahan ke dalam tiga sesi acara.

Pertama pada pukul 10.00 WITA dilakukan acara peminangan.

Kemudian dilanjutkan akad nikah pukul 13.00 WITA dan acara syukuran pernikahan pada sore harinya.

Peristiwa nahas itu terjadi saat mempelai wanita sedang dirias untuk bersiap ke acara akad nikah.

Saat itu Sita tiba-tiba pingsan.

Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan (Net)

Hal itu membuat pihak keluarga menghubungi pihak medis Puskesmas Pariti, Kabupaten Kupang untuk mendapatkan perawatan medis.

"Setelah petugas medis dari Puskesmas Pariti ke rumah korban, didapati korban sudah tidak bernyawa lagi," ucap Kapolsek Sulamu Ipda Deff Wee dilansir dari Pos Kupang, Senin (2/8/2021).

Namun pihak keluarga belum yakin kalau korban meninggal dunia.

Untuk memastikannya, keluarga membawa Sita ke RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang.

"Hasil diagnosa dokter dari RSUD Naibonat korban sudah meninggal (karena serangan jantung)," kata Kapolsek.

Baca juga: Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Pemuda Ini Berpesan Masyarakat Tak Ikuti Jejaknya: Jangan Seperti Saya

Berubah Duka

Sekitar pukul 20.00 wita, jenazah korban dibawa kembali ke rumah di Desa Pariti untuk disemayamkan.

Kedatangan jenazah korban disambut isak tangis suami korban dan kerabat serta warga.

Mereka tidak menduga korban akan meninggal saat hari bahagia di pernikahannya.

Ilustrasi Menikah
Ilustrasi Menikah (medan.tribunnews.com)

Ucapan belasungkawa juga membanjiri akun Sita @Norliana Lau.

Kerabat dan keluaraga seolah tak percaya dengan kabar duka ini di hari pernikahannya.

Senyum Sita dan Cholid dalam foto undangan menjadi kenangan terakhir Sita sebelum pamit untuk selamanya.

Viral Nikahi Dua Wanita Sekaligus

Pemuda bernama Korik Akbar (20) viral lantaran menikahi dua wanita sekaligus.

Setelah menikah, Korik hendak mengadu nasibnya ke negeri orang.

Pasalnya sampai saat ini, Korik masih belum memiliki pekerjaan alias menganggur.

Dikatakan Korik, menikahi dua wanita sekaligus bukanlah sesuatu hal yang mudah.

Viral seorang pria menikahi dua wanita sekaligus. Begini cerita lengkapnya.
Viral seorang pria menikahi dua wanita sekaligus. Begini cerita lengkapnya. (Instagram)

Bahkan pria asal Lombok Tengah ini berpesan agar masyarakat tak mengikuti jejaknya.

"Ini tidak mudah, saya berpesan untuk yang belum menikah agar jangan seperti saya,"

"Tidak semudah yang dibayangkan, susah nanti," ucap Korik di samping istri pertamanya, Khusnul Khotimah (20), Rabu (28/7/2021).

Kisah Korik yang menikahi dua wanita sekaligus viral di media sosial.

Beberapa waktu lalu, pernikahan yang membuat viral terjadi di Lombok.

Pasalnya mempelai pria menikahi langsung dua wanita sekaligus.

Korik sah menjadi suami dari dua orang istri.

Yuanita Ruri (21) merupakan istri keduanya.

Baca juga: Cerita Pria Berusia 20 Tahun Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Istri Pertama Pasrah Dimadu: Saya Bisa Apa

Singkat cerita, Yuanita tiba-tiba datang ke rumah Korik saat pemuda tersebut hendak menikahi Khusnul.

Yuanita yang merupakan mantan kekasih Korik pada tahun 2016 ini meminta untuk dinikahkan.

Setelah diadakan runding keluarga, Korik memutuskan untuk menikahi Khusnul dan Yuanita secara bersamaan.

Sontak, video pernikahan Korik viral di media sosial dan diunggah beberapa akun.

Setelah menikah, Korik yang kini masih menganggur hendak pergi ke Malaysia untuk mengadu nasib alias bekerja.

Korik harus rela meninggalkan dua wanita pujaan hatinya sementara untuk mencari nafkah.

"Saya sudah medical, karena corona keberangkatan saya masih tertunda, sebenarnya setelah menikah akan langsung ke Malaysia tapi belum bisa," kata Korik.

Viral seorang pria menikahi dua wanita sekaligus. Begini cerita lengkapnya.
Viral seorang pria menikahi dua wanita sekaligus. Begini cerita lengkapnya. (Instagram)

Saat ini, Korik dan istri masih menumpang di rumah kontrakan miliki saudaranya.

Pernikahan Korik dengan Yuanita dan Khusnus terjadi pada Senin, (26/7/2021) di Lombok Tengah di kediaman mempelai pria.

Korik lantas mengisahkan saat dirinya menikahi 2 wanita langsung.

Mulanya, Korik mengaku akan menikahi Khusnul yang merupakan kenalannya dari Facebook.

Khusnul bercerita bahwa Selasa (20/7/2021) dia dan Korik telah bersepakat akan menikah, melalui proses merariq, pada Rabu (21/7/2021).

"Saya berkenalan dengannya (Korik) lewat medsos Facebook, hanya kenal sebentar saya dibawa untuk menikah atau merariq (dicuri setelah sepakat akan menikah),"

"Korik ditemani rekannya mengambil saya dari kampung saya di Desa Prabu dan dibawa ke rumah keluarganya di Kuta," kata Khusnul, istri pertama Korik.

Proses merariq ini berarti Khusnul telah sepakat 'diculik' oleh laki-laki pilihannya.

Proses 'mencuri' itu dilakukan dari kampung tempat tinggalnya oleh pihak laki-laki, yang sebelumnya telah berunding dengan keluarga dan melakukan proses itu dengan dua orang lainnya yang disepakati keluarga.

"Waktu itu saya beralasan akan ke kamar mandi, tapi saya sebenarnya lari dengan Korik,"

"Keluarga tidak ada yang tahu, kecuali kakak ipar saya di Malaysia yang menjadi TKW, dialah yang memberitahu keluarga jika saya telah merariq," kata Khusnul.

Proses adat masih panjang, tapi saat berada di rumah Korik Khusnul kaget lantaran ada seorang wanita lain yang datang.

Perempuan yang tak lain adalah Yuanita Ruri ini meminta untuk dinikahkan dengan Korik.

Dikatakan Khusnul, kemungkinan Yuanita mengetahui kabar pernikahannya dengan Korik melalui media sosial Facebook.

"Karena banyak kawan yang mem-posting ucapan selamat, karena info dari medsos itulah madu saya itu tiba-tiba datang minta dinikahkan juga," kata Khusnul.

Baca juga: Akali Susahnya Resepsi Pernikahan di Masa PPKM, Pengantin Ini Pilih Gelar Akad Nikah di Bus Berjalan

Tak hanya Khusnul, Korik juga kaget ketika Yuanita yang merupakan mantan kekasihnya pada tahun 2016 ini yang datang dan minta dinikahkan.

Sedangkan saat itu, Korik hendak menikahi Khusnul.

Setelah keluarga berunding, Korik akhirnya sepakat menikahi Khusnul dan Yuanita sekaligus.

"Saya tidak menyangka, terkejut sekali saya, tapi ya setelah keluarga berunding,"

"Saya harus menikahi dua-duanya, mas kawin mereka juga sama, masing masing 1.750.000," kata Korik.

Hanya bisa pasrah, Khusnul menganggap hal ini sudah menjadi takdir baginya.

"Saya bisa apa, namanya sudah takdir, saya terima saja," tutur Khusnul.

Meski begitu, menikah dengan 2 perempuan sekaligus bukan hal yang mudah bagi Korik.

Pasalnya sampai saat ini, Korik belum memiliki pekerjaan.

Artikel disarikan dari SuryaMalang.com dengan judul Pengantin Wanita Meninggal di Hari Pernikahan, Ijab Kabul Jadi Doa Bersama Buat Suami Histeris

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved